Diduga Hadiri Deklarasi Koalisi Partai, Dua Pejabat Pemkab Sidoarjo Diperiksa Bawaslu

Diduga Hadiri Deklarasi Koalisi Partai, Dua Pejabat Pemkab Sidoarjo Diperiksa Bawaslu

TerasJatim.com, Sidoarjo – Kepala BKD Sidoarjo Ridho Prasetyo dan Kepala Dishub Sidoarjo Bahrul Amiq, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo.

Kedua pejabat tersebut datang setelah adanya surat panggilan yang dilayangkan oleh Bawaslu. Pantauan di lokasi, keduanya mendatangi kantor pengawas pemilu tersebut jalan Pahlawan Sidoarjo secara bergantian, pada Rabu (15/01/20).

“Keduanya hadir secara bergantian, dan beliau sangat kooperatif,” ucap komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugroho, Rabu (15/01/20) sore.

Agung menjelaskan, panggilan yang dilayangkan tersebut, untuk klarifikasi adanya temuan pengawasan yang terindikasi dugaan keterlibatan ASN ikut dalam deklarasi koalisi partai politik beberapa waktu lalu.

Klarifikasi ini, kata Agung, adalah rangkaian dari pengawasan yang dilakukan Bawaslu. Pasalnya, Bawaslu menduga, adanya indikasi ketidaknetralan ASN dalam bersikap atau perilaku terhadap keberpihakan salah satu partai.

“Kami tanyakan seputar ASN, yang terlihat di deklarasi kemarin (Bahrul Amiq). Apa baru pertama ini, atau tidak,” ungkapnya kepada awak media.

Terpisah, Kadishub Sidoarjo Bahrul Amiq menyampaikan, dirinya datang untuk klarifikasi terkait satu kegiatan yang diselenggarakan oleh partai politik. Dimana saat itu, dirinya hadir sebagai undangan.

“Saya hadir di sini (Bawaslu), mungkin ada sesuatu yang ditanyakan oleh Bawaslu,” terangnya.

Saat disinggung tentang pencalonannya dan pengunduran diri dari ASN, Amiq menuturkan, aturan untuk ASN yang ingin mencalonkan sebagai kepala daerah, itu baru mengundurkan diri ketika sudah ditetapkan oleh KPU.

“Jadi itu sudah final untuk keputusan, dan itu sebagai konsekuensi. Jadi, saya harus siap,” imbuhnya kepada TerasJatim.com, usai diklarifikasi Bawaslu.

Sementara itu, Kepala BKD Sidoarjo Ridho Prasetyo yang hadir bersama Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan ASN Rachmad Satrijawan, usai keluar dari ruangan enggan memberikan keterangan kepada awak media.

Sebelumnya, Bawaslu juga telah mengklarifikasi kedua partai politik yang berkoalisi. Yakni, pengurus DPC PDIP yang diwakili oleh Tri Endroyono, dan DPC PPP yang dihadiri langsung oleh Plt Ketua Zuman Malaka. (Den/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim