Dana Desa Tak Cair, Proyek Desa Mangkrak

Dana Desa Tak Cair, Proyek Desa Mangkrak
ilustrasi

TerasJatim.com, Jombang – Hingga minggu kedua Desember tahun 2015 ini, para Kepala Desa di Kabupaten Jombang belum bisa mencairkan anggaran Dana Desa (DD) tahap III.

Hal itu membuat pelaksanaan sejumlah proyek desa tidak bisa dirampungkan.

Supono, Kepala Desa Tanjung Wadung, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang mengatakan, hingga Rabu (16/12), pihaknya belum bisa mencairkan anggaran DD tahap III. “Padahal ini sudah masuk minggu kedua bulan Desember,” ujarnya.

Situasi itu, menurut Supono, sangat merugikan pemerintah desa karena banyak pekerjaan proyek pembangunan di desa terbengkalai.

“Pembangunan desa dari anggaran tahap I dan II sudah berjalan. Nah, sekarang tinggal nunggu sisanya untuk tahap III agar bisa melanjutkan. Kalau ini tidak cair, ya pemerintah desa yang susah. Mangkrak pembangunannya,” jelasnya.

Dikatakan Supono, mangkraknya proyek pembangunan di desa juga dirasakan oleh Kepala Desa lainnya di Kabupaten Jombang. Banyak desa yang tak mampu melanjutkan hingga menyelesaikan proyek karena terkendala anggaran.

Memang, lanjut Kades Tanjung Wadung ini, beberapa desa berinisiatif mencari dana talangan. Namun bagi desa yang tidak mampu mencari dana talangan, pilhannya adalah menghentikan pelaksanaan proyek.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Darmaji membenarkan adanya keterlambatan pencairan sisa Dana Desa. Keterlambatan itu, sebut Darmaji, bukan karena ketidakmampuan Pemerintahan Desa untuk menyerap anggaran. Tetapi, sisa anggaran DD dari Pemerintah Pusat belum diterima oleh Pemerintah Daerah.

“Sampai saat ini sisa anggaran DD belum ditransfer oleh pemerintah pusat ke kas daerah. Kami juga masih menunggu sampai sekarang,” ujarnya kepada YerasJatim.com.

Ketika ditanya apa penyebab terlambatnya pencairan sisa Dana Desa? Sudarmaji mengaku tidak tahu persis. “Yang pasti Dana Desa tahap I dan II dari Pemerintah Pusat ke kas daerah sudah terserap seratus persen. Tinggal tahap III yang masih kami tunggu,” pungkasnya.

Pada tahun 2015, Kabupaten Jombang mendapatkan bantuan anggaran DD dari pemerintah pusat sebesar Rp 85,4 miliar. Anggaran tersebut dikucurkan dalam tiga tahap. Pada tahap pertama dan kedua, dana yang masuk ke kas daerah masing-masing sebesar Rp 34.174.973.200. Sedangkan, dana sisa yang belum diterima sebesar Rp 17 miliar. (MSi/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim