Cegah Korupsi, Cabup Yudi Sumbogo: Budaya Kejujuran Harus Dimulai dari Keluarga

Cegah Korupsi, Cabup Yudi Sumbogo: Budaya Kejujuran Harus Dimulai dari Keluarga

TerasJatim.com, Pacitan – Guna menciptakan lingkungan kerja yang positif dan lebih bermanfaat, seorang pemimpin harus memiliki peran penting dan kapasitas dalam berbagai hal, salah satunya yakni mencegah tindakan korupsi.

Pada awal tahun ini, tepatnya pada 6 Januari 2020 lalu, kepada TerasJatim.com, Yudi Sumbogo, Calon Bupati Pacitan nomor urut 02 ini telah menyampaikan beberapa hal terkait mencegah tindakan korupsi. Ia mengatakan, salah satu cara yang dapat ditempuh yakni dengan membangun budaya kejujuran, baik dalam keluarga, lembaga maupun organisasi yang dipimpinnya.

“Sebenarnya konteksnya sederhana, terus piye carane (bagaimana caranya)? Yakni nenerapkan budaya kejujuran,” ujar Pak Mbogo, sapaan Yudi Sumbogo, di Pendapa Kabupaten Pacitan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dalam membangun budaya kejujuran tersebut, seorang pemimpin harus memiliki beberapa komponen. Salah satunya yakni memberikan contoh dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.

“Memang budaya kejujuran ini harus dimulai dari keluarga, desa, antara pemimpin dan lainnya. Sebagai contoh di New Zealand, ini budaya kejujurannya luar biasa. Malu tatkala melalukan sesuatu yang tidak sesuai aturan, isin (malu) pada generasi mendatang,” ucap Yudi.

Di samping itu, lanjut Pak Mbogo, dampak positif dari budaya kejujuran yang telah diterapkan di New Zealand tersebut membuat pendapatan dan devisa di negara itu cukup besar.

Hal ini, kata dia, tidak munutup kemungkinan akan menjadi contoh bagi negara-negara lainnya hingga lembaga terkecil untuk meniru dan menerapkan budaya tersebut. Bahkan, ia percaya bahwa budaya kejujuran itu dapat melahirkan manfaat yang besar pula bagi sesama.

“Salah satu langkah penting dalam hal itu yakni contoh keteladanan dari pemimpin. Kalau komitmen ini di bangun, Insya Allah Pacitan akan seperti New Zealand. Pemimpin harus menjadi role model, setidaknya dalam hal akhlak, jujur, memiliki ketegasan dan sebagainya. Prinsipnya, seorang pemimpin juga harus lebih banyak berkarya dari pada banyak berbicara,” tukasnya. (Git/Kta/Red/TJ/Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim