Bupati Jombang: ADD dan DD Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Bupati Jombang:  ADD dan DD Untuk Pemberdayaan Masyarakat

TerasJatim.com, Jombang  – Sebanyak 302 desa di Kabupaten Jombang mulai menerima kucuran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa(DD) tahun 2020.

Dalam acara launching pencairan APBDes 2020 yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang tersebut, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menekankan bahwa pemanfaatan ADD untuk pemberdayaan masyarakat. Ia meminta seluruh anggaran untuk pembangunan di desa bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masing-masing pemerintah desa.

“Ini agar pembangunan desa fokus pada pemberdayaan masyarakat. Saya meminta agar desa berlomba-lomba mengembangkan inovasi dan potensi yang ada di setiap desa. Sebab, sejauh ini, pembangunan di sisi infrastruktur yang memanfaatkan DD maupun ADD sejak 2015 silam di setiap desa, rata-rata sudah berjalan dan membaik,” ungkapnya.

“Pesan saya agar penggunaannya sesuai undang-undang dan peraturan, Perbup (Peraturan Bupati) yang kami buat agar bisa dijadikan pedoman agar bisa menata dan membangun desa dengan anggaran DD maupun ADD,” tutur Bupati Jombang.

Bupati juga mengingatkan kepada para kepala desa agar tak menggunakan APBDes untuk hibah organisasi masyarakat. Selain menyalahi aturan, hibah untuk ormas juga tak diatur dalam pedoman penggunaan anggaran tersebut. “Hibah organisasi kemasyarakatan untuk bantuan dari desa tidak boleh, kalau untuk kelompok pengajian atau majelis taklim boleh. Karena nama organisasi sudah ada cantolannya di Kesbangpol,” terangnya.

Ia juga menerangkan, untuk pola pencairan Dana Desa pada tahun 2020 ini mengalami perubahan dengan besaran pencairan tahap pertama sebesar 40 persen, termin kedua sebesar 40 persen, dan pada termin terakhir pencairan dilakukan sebesar 20 persen.

Hal ini berbeda dengan pola pencairan DD pada tahun sebelumnya yang berpola 20 persen pada termin pertama, 40 persen di termin kedua, dan 40 persen pencairan termin terakhir.

Sementara, data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jombang tahun ini total anggaran Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Jombang mencapai Rp.280 miliar lebih. Jumlah ini meningkat dari tahun 2019 lalu yang tercatat sebesar Rp.274 miliar lebih.

Sementara untuk total ADD tahun anggaran 2020 di Kabupaten Jombang tidak berubah dari tahun sebelumnya yang mencapai hampir Rp.127 miliar. Jumlah ini akan dicairkan secara bertahap kepada 302 desa dengan besaran bervariasi.

Sedangkan PDRD (Pajak Daerah dan Retribusi Daerah) atau yang biasa dikenal dengan anggaran bagi hasil pajak pada tahun ini pun meningkat dari sebelumnya. Tercatat dana hasil pajak Kabupaten Jombang tahun 2020 ini sebesar hampir Rp.16 miliar. Sementara pada tahun sebelumnya sebesar Rp14,6 miliar. Anggaran bagi hasil pajak ini juga didistribusikan kepada seluruh desa di Kabupaten Jombang.

“Pencairannya sudah dimulai pada tanggal 28 Januari 2020 lalu dan sudah ada yang masuk ke rekening Kas Desa rata-rata sekitar 100 juta rupiah untuk tahap pertama. Nilainya nggak sama tergantung jumlah dusun, luasan desa, jumlah penduduk, dan lainya,” pungkasnya.  (Abu/Red/TJ/Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim