Bojonegoro, Sumur Bor Bisa Atasi Dampak Kemarau Panjang

Bojonegoro, Sumur Bor Bisa Atasi Dampak Kemarau Panjang
Pembangunan instalasi air dari sumur bor di desa Sraturejo Baureno Bojonegoro

TerasJatim.com, Bojonegoro – Musim kemarau yang terbilang panjang tahun ini tak urung membuat sejumlah kawasan yang biasanya tak kekurangan air bersih, harus merasakan dampak susahnya untuk mendapatkan pasokan air bersih akibat kekeringan yang terjadi.

Untuk menanggulangi dampak kurangnya air bersih sejumlah desa melakukan terobosan dengan membuat sumur bor. Setidaknya hal itu seperti yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Sraturejo, Baureno, Bojonegoro, yang membangun jaringan sarana air bersih melalui pengeboran sumur bawah tanah untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih warganya.

“Diharapkan dengan dibangunnya jaringan sumur ini kebutuhan air bersih pada warga terpenuhi. Sehingga tidak sampai terjadi kelangkaan atau kekurangan air bersih,” ujar Kades Sraturejo, Supriyadi, Mnggu (01/11).

Warga desa setempat mengaku senang atas dibangunnya sarana yang digadang-gadang akan mampu untuk memenuhi kebutuhan air bagi mereka tersebut. Terlebih, saat ini banyak di antara warga yang harus bersusah payah memenuhi kebutuhan harian air bersih.

“Dusun kene paling angel banyu pas ketigo dowo ngene iki mas. Mugo-mugo sumur bor kui iso ngatasi kebutuhan banyune wong kene kabeh,” ungkap salah satu warga dusun setempat kepada TeraJatim.com di lokasi sumur.

Musim kemarau kali ini memang membuat kelangkaan air bersih di sejumlah daerah di Kabupaten Bojonegoro. Tak hanya di sebagian Kecamatan Baureno, bahkan kelangkaan air terparah telah terjadi berbulan-bulan lalu di desa-desa bagian selatan wilayah Kabupaten Bojonegoro. (Saiq/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim