Bojonegoro, Gebyar Aksi Hari Lingkungan Hidup Dan Hari Cinta Puspa

Bojonegoro, Gebyar Aksi Hari Lingkungan Hidup Dan Hari Cinta Puspa
Kepala BLH Bojonegoro, Elzadeba Agustina, saat di tengah-tengah stand pameran Gebyar Aksi Peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Cinta Puspa, di TPK Sukorejo-Bojonegoro

TerasJatim.com, Bojonegoro  – Sebagai langkah konkrit  untuk mengajak dan mengembangkan kebijakan serta pelaksanaan yang ramah lingkungan bagi masyarakat luas, Badan  Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro menggelar Gebyar Aksi Peringatan Hari  Lingkungan Hidup Dan Hari Cinta Puspa, yang di tempatkan di lokasi Tempat Penimbunan Kayu (TPK) desa Sukorejo Bojonegoro.

Acara yang dihadiri ribuan orang ini, juga menampilkan pameran barang daur ulang, hasil karya dari siswa-siswi di 16 sekolah, mulai dari tingkat SD, SLTP dan SLTA di Bojonegoro. Selain hasil karya yang dipamerkan di stand-stand sekolah, acara ini juga diisi dengan, teater dan drama tentang peduli lingkungan, puisi lingkungan dan juga peragaan busana hasil karya  pelajar dari bahan limbah dan daur ulang.

Sebelum memberikan sambutannya, Bupati Bojonegoro Suyoto, dalam acara tersebut juga memberikan penghargaan kepada 19 desa pemenang lomba Gerakan Bangga Bojonegoro Bersinar (GBB) dan 14 Sekolah Adiwiyata. Selain itu, Kang Yoto sapaan akrab Bupati Bojonegoro, juga menyerahkan bibit tanaman kepada siswa-siswi lingkungan.

Dalam sambutannya, Bupati Suyoto mengajak semua lapisan masyarakat untuk selalu mencintai dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Dengan semangat  hari lingkungan hidup ini, dimana penduduk yang selalu bertambah, sementara sumberdaya yang secara fisik tidak berubah, kini, menuntut kesadaran kita semua, baik masyarakat dan para penyelenggara pemerintahan termasuk dunia pendidikan, untuk mengingat kembali  arti penting keamanan sumberdaya alam yang kita miliki. Menjaga sekaligus mencintai lingkungan hidup, merupakan bagian dari upaya membangun kekuatan untuk menjaga ketahanan masyarakat. Sumberdaya air dan hutan, saat ini menjadi penting yang harus diorientasikan sebagai sumber kesejahteraan bagi masyarakat, dan hal ini akan terus dikembangkan. Untuk menjaga kekuatan sumberdaya tersebut, dibutuhkan kepedulian kita semua untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup di sekeliling kita.” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina SH, MKes, mengatakan, bahwa dengan diselenggarakannya kegiatan ini, paling tidak semua komponen di kabupaten Bojonegoro, termasuk para pelajar sekolah dilibatkan untuk memahami arti pentinganya sebuah lingkungan yang sehat, aman dan nyaman. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari semua komponen pengelolahan lingkungan hidup dan bertujuan demi terciptanya masyarakat yang cinta dan peduli terhadap lingkungannya. Sehingga warga masyarakat bisa hidup sehat, cerdas, produktif  dan berbahagia.” Pungkasnya.

Nadia Anggra (15), pelajar yang mengikuti kegiatan peragaan busana dari hasil limbah daur ulang ini mengaku senang ikut tampil dan mengisi kegiatan positif ini. “Saya gembira ikut memamerkan karya dari plastik bekas untuk busana saya. Moga-moga acara seperti ini sering diselenggarakan. Selain untuk mengapresiasi hasil karya, paling tidak kita bisa memberikan contoh kepada masyarakat soal pentingnya menjaga lingkungan,” tandas gadis cantik yang mengaku pelajar SMA klas X ini. (Adv/Kta/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim