9 Desa di Kabupaten Jombang Gelar Pilkades Serentak Pada 16 Desember 2020

9 Desa di Kabupaten Jombang Gelar Pilkades Serentak Pada 16 Desember 2020

TerasJatim.com, Jombang – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahap 2 tahun 2020, dimasa pandemi Covid-19 kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Kepala Desa, di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (04/09/20)

Sosialisasi diikuti oleh Forkopimcam, Kapolsek, beserta Kasi Tata Pemerintahan di wilayah kecamatan yang desanya melaksanakan Pilkades beserta Kepala Desa, Sekretaris Desa serta BPD yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris BPD 9 desa.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Jimbang, Hj. Mundjidah Wahab serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Sholahudin Hadi Sucipto.

Dalam kesempatan ini, Bupati Munjidah menyampaikan, apabila terjadi kekosongan pada panitia maupun anggota, maka Badan Permusyawaratan Desa (BPD) wajib mengisi kekosongan tersebut yang telah diatur sesuai regulasi.

“Sesuai Peraturan Bupati Nomor 6 – 7 yang berbunyi dalam hal panitia pemilihan sebagaimana sumber daya 1 mengundurkan diri perorangan maupun keseluruhan, maka BPD segera membentuk, mengisi kekosongan panitia maupun anggota yang mengundurkan diri, paling lambat 2 hari,” jelas Mundjidah.

“Sedangkan pada nomor 7, apabila pengisian kekosongan panitia tidak dilakukan oleh BPD, maka akan mengakibatkan terhentinya pelaksanaan tahapan pemilihan Kepala Desa, sehingga Bupati diperlukan untuk membentuk panitia pemilihan Kepala Desa untuk melanjutkan tahapan-tahapan pemilihan Kepala Desa,” lanjutnya.

Maksud dan tujuan adanya sosialisasi adalah memberikan informasi, pemahaman dan pedoman bagi masyarakat maupun stakeholder terkait tentang pemilihan kepala desa serentak tahun 2020.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Jombang, Sholahudin Hadi Sucipto, menambahkan, bahwa gambaran umum mengenai pemilihan kepala desa merupakan bentuk pelaksanaan kedaulatan rakyat di tingkat desa dalam rangka memilih kepala desa secara umum, langsung dan adil.

“Pilkades Serentak tahun 2020 dimasa bencana non alam Covid-19 dilaksanakan berdasarkan surat keputusan Bupati Jombang Nomor 188.4.45/317/415.10.1.3/2020 tentang hari dan tanggal pemungutan suara dan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Jombang yang dilaksanakan pada hari Rabu 16 Desember 2020,” jelasnya.

Untuk desa penyelenggara, beberapa tahapan harus dilakukan pada Pilkades Serentak tersebut diantaranya, adalah melakukan pembentukan panitia pemilihan dari tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa, yang nantinya akan dilakukan pembekalan khusus bagi panitia penyelenggara pemilihan. Selanjutnya, melakukan pendaftaran pemilih, melakukan penjaringan kepada bakal calon kepala desa.

Setelah itu, calon kepala desa melakukan kampanye sebelum berada di masa tenang hingga melakukan pemungutan dan penghitungan suara, kemudian melakukan pelaporan sengketa, menetapkan calon kepala desa terpilih, disusul dengan pengesahan dan pelantikan kepala desa terpilih.

Mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19, Sholahudin menghimbau, dalam seluruh pelaksanaan Pilkades menerapkan protokol kesehatan. “Seluruh rangkaian dan tahapan yang dimaksud mengikuti protokol kesehatan sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Perihal pembiayaan, kegiatan Pilkades Serentak dibebankan pada APBD Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Perlu diketahui, 9 Desa yang melakukan Pilkades Serentak ini, adalah Desa Sukoiber Kecamatan Gudo, Desa Wangkalkepuh Kecamatan Gudo, Desa Ngrimbi Kecamatan Bareng, Desa Saketi Kecamatan Mojoagung, Desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno, Desa Madyopuro Kecamatan Sumobito, Desa Pulogedang Kecamatan Tembelang, Desa Marmoyo Kecamatan Kabuh, dan Desa Banjardowo Kecamatan Jombang. (Abu/Kta/Red/TJ/Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim