Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

12 Hari Hilang, Thoriq Pendaki Gunung Piramid Akhirnya Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

12 Hari Hilang, Thoriq Pendaki Gunung Piramid Akhirnya Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
(Doc: IG @pendakilawas)

TerasJatim.com, Bondowoso – Setelah hilang selama 12 hari, Thoriq Rizky Maulidan, remaja 16 tahun, warga Perum Villa Kembang Asri Desa Sukowiryo Kec/Kab Bondowoso,  yang dilaporkan hilang saat mendaki Bukit Piramid Gunung Argopuro, akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Thoriq, lulusan SMP 4 Bondowoso tahun 2019, yang juga merupakan putra kedua dari Arif Subagiyo, seorang guru SMKN 1 Bondowoso ini, sebelumnya bersama 3 orang temannya mendaki Gunung Argopuro, pada Minggu (23/06/19) lalu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengatakan, kronologis kejadian berawal pada Minggu (23/06/19) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, Thoriq berangkat bersama rombongan siswa alumni SMPN 4 Bondowoso, masing-masing Pungky Filzah Pranata (16), Rizky Sumardana (16) dan Syafril, (15), berniat mendaki  ke puncak Piramid di kawasan pegunungan Hyang/Argopuro.

Sekitar pukul 16.00 WIB, mereka tiba di tujuan dan melakukan selfie sambil menunggu sunset (matahari terbenam).

Namun sebelum sunset tiba, kabut mulai turun sehingga keadaan di sekitarnya menjadi gelap. Thoriq dan rombongan memutuskan untuk turun dengan alat penerangan seadanya dari lampu di ponsel.

Saat perjalanan turun, Thoriq mendahului rombongan temannya dengan jarak sekitar 6-7 meter di depan. Padahal sebelumnya, teman-teman Thoriq sudah mengingatkan agar Thoriq tetap berada dalam rombongan.

Nahasnya, dalam kondisi gelap, teman-teman Thoriq sempat salah jalur. Mereka pun kemudian memanggil-manggil nama Thoriq, namun tidak ada jawaban.

Sekitar pukul 18.30 WIB, ketiga teman Thoriq sampai di bawah dan kemudian menuju ke rumah Syafril, sambil memberitahukan kejadian tersebut. Mendengar penuturan ketiga remaja itu, insiden tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Curahdami Polres Bondowoso.

Merespon laporan, polisi berupaya melakukan pencarian hingga dilakukan operasi gabungan dengan melibatkan Basarnas yang dibantu Polres Bondowoso, Kodim, BPBD dan relawan. Tim gabungan menyisir lokasi yang dimungkinkan hilangnya korban.

Pencarian yang dilakukan selama 7 hari yang merupakan batas waktu pencarian, tim gabungan belum mendapatkan hasil dan operasi dihentikan.

Hingga pada Senin (01/07/19), Kapolres Bondowoso AKBP Febryansya membentuk 3 tim dalam rangka operasi kemanusian untuk mencari korban. Selanjutnya tim pencari yang melibatkan personil Polres Bondowoso, Kodim Bondowoso, tim Wanadri dan sukarelawan, mendirikan Posko SAR di sekitar lokasi hilangnya Thoriq.

Pada Jumat (05/07/19) sore, sekitar pukul 16.00 WIB, Thoriq ditemukan sudah menjadi mayat dan tersangkut di sebuah pohon di lereng gunung Piramid, dengan koordinat 7°56’16.76” S 113° 43’58.02”T.

Lantaran kondisi medan yang gelap, pada Sabtu (06/07/19) pagi, jasad Thoriq baru dapat dievakuasi.

Melihat dari terjalnya medan tempat ditemukannya jasad korban, diduga korban terpeleset dari jalur pendakian hingga dan terperosok yang akhirnya tersangkut di batang pohon. (Luk/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim