Wanita Pemilik Toko di Bondowoso, Ditemukan Anaknya Sudah Menjadi Mayat

Wanita Pemilik Toko di Bondowoso, Ditemukan Anaknya Sudah Menjadi Mayat

TerasJatim.com, Bondowoso – Karida Sanjaya (60), wanita pemilik toko yang berada di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Dabasah Kecamatan Kota Bondowoso Jatim, ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap, Sabtu (21/10) sore. Tak ayal, peristiwa tersebut membuat heboh warga di sekitar.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri, Dewi (25), yang selama ini tinggal di Kabupaten Situbondo. Sebelumnya, Dewi sempat beberapakali mencoba menghubungi korban lewat telepon, namun tidak ada jawaban.

“Saya menghubungi mama (korban) melalui telfon namun tidak ada jawaban. Kemudian mencoba menghubungi tetangga sebelah, katanya sudah 4 hari toko mama tutup. Saya mulai timbul kecurigaan, lalu saya datang ke Bondowoso,” jelas Dewi sambil terisak.

Kemudian, lanjut Dewi, dia datang dan langsung mengetuk pintu rumah korban, namun tidak ada jawaban pula. Hingga akhirnya, bersama tetangga, Dewi merusak kunci pintu untuk masuk ke dalam rumah.Dan didapati, korban sudah tak bernyawa.

Heriyanto, Ketua RT setempat menyebutkan, korban selama ini hanya tinggal sendiri dan menjaga tokonya. “Memang sudah 4 hari tutup, jadi saya tidak curiga sama sekali. Biasanya kalau tutup ya lagi keluar kota bersama anaknya,” tutur Heriyanto.

Menurut Heriyanto, sebelumnya korban dikabarkan memang mempunyai penyakit jantung. “Bila melihat jasadnya, ibu Ida (korban) meninggal seperti menahan rasa sakit,” imbuhnya.

Sementara petugas dari Polsek Kota Bondowoso yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke RSUD. Petugas juga melakukan olah TKP, dan meminta keterangan terhadap sejumlah saksi, termasuk anak korban.

“Anaknya sendiri yang melihat ibunya sudah tidak bernyawa dalam keadan tengkurap,” tutur Kapolsek Kota Bojonegoro, AKP Yanuaryanto.

Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. “Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Karena korban langsung dibawa ke RSUD untuk kepentingan otopsi,” tukas Yunaryanto. (Djok/Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim