Tuntas, Korban Ketujuh Santri Langitan Berhasil Ditemukan

Tuntas, Korban Ketujuh Santri Langitan Berhasil Ditemukan

TerasJatim.com, Babat Lamongan – Tim SAR gabungan akhirnya menuntaskan tugas pencarian terhadap ketujuh santri Pondok Pesantren Langitan yang hilang akibat peristiwa tenggelamnya perahu pada Jumat 7 Oktober 2016 kemarin.

Setelah enam korban ditemukan pada sore dan malam hari, satu korban ketujuh berhasil ditemukan pada Minggu (09/10) dinihari, sekira pukul 03.11 WIB.

Informasi yang dihimpun, korban ketujuh yang tercatat sebagai santri asal Kecamatan Sumberejo Bojonegoro tersebut, ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian tenggelamnya perahu.

Dengan demikian, selama dua hari melakukan tugas pencarian, kini 7 korban perahu tenggelam yang kesemuanya tercatat sebagai santri Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban, sudah berhasil ditemukan.

1. Jenazah pertama berhasil ditemukan pada Sabtu pukul 15.15 di sisi kiri jembatan Widang berjarak sekitar 1,5 km

2. Jenazah kedua ditemukan pada Sabtu pukul 15.50 di sisi kanan jembatan Widang yang berjarak sekitar 300 meter

3. Jenazah ketiga ditemukan pada Sabtu pukul 15.55 di sisi kanan jembatan Widang jarak 300 meter

4. Jenazah keempat ditemukan pada Sabtu pukul 17.52 di sisi kanan jembatan Widang berjarak 300 meter

5. Jenazah kelima ditemukan pada Sabtu pukul 18.30 di sisi kanan jembatan Widang berjarak 10 meter

6. Jenazah keenam ditemukan pada Sabtu pukul 19.05 di bawah jembatan Widang

7. Jenazah ketujuh ditemukan pada Minggu pukul 03.11 WIB berjarak 1 KM dari lokasi tenggelamnya perahu 

Setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim, ketujuh korban tersebut diketahui bernama:

1. M. Afiq Fadli (19) asal asal Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes Jateng,

2. Barikly Amri (12) asal Desa Leran, Kecamatan Manyar Gresik

3. Rizky Nur Habib (15) asal Deli Serdang Medan Sumatra Utara

4. Abdullah Umar (12) asal Kelurahan Bedilan Manyar Gresik

5. Lujaini Dani (13) asal Lamongan

6. Muhsin (16) asal Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, SurabayaSurabaya dan

7. Arif Mabruri (18) asal Sumberejo Bojonegoro.

Dari sumber TerasJatim.com di Puskesmas Karang Kembang Babat, kelima jenazah yang sudah diidentifikasi sudah diberangkatkan ke rumah asal pada Minggu dinihari pukul 00.30 WIB.

Sementara hingga berita ini dikirim dua korban berikutnya, untuk korban Arif Mabruri telah usai diidentifikasi dan akan segera diberangkatkan ke rumah asal di Sumberejo Bojonegoro.

Sedangkan untuk korban Rizki Nur Habib (15) asal Deliserdang Medan Sumatera Utara, masih menunggu proses administrasi tambahan untuk disegera diterbangkan ke alamat asal.

Sebelumnya seperti ditulis TerasJatim.com, sebanyak 25 orang santri Ponpes Langitan, Widang, Kabupaten Tuban menjadi korban perahu tenggelam saat menyeberangi sungai Bengawan Solo, dari Widang Tuban menuju Babat, Lamongan, pada Jumat 7 Oktober 2016.

Sebanyak 18 orang santri berhasil menyelamatkan diri, sedangkan tujuh orang lainnya hilang. Kini ketujuh santri yang hilang telah ditemukan dalam keadaan tewas. (Mnh/Fer/Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim