Tujuh Santri Langitan Korban Perahu Terbalik yang Hilang, Salah Satunya Asal Bojonegoro

Tujuh Santri Langitan Korban Perahu Terbalik yang Hilang, Salah Satunya Asal Bojonegoro

TerasJatim.com, Bojonegoro – Tujuh dari 25 santri Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban, Jatim, korban perahu terbalik saat menyeberangi Sungai Bengawan Solo, (07/10) kemarin pagi, yang dinyatakan hilang salah satunya ternyata adalah santri asal Bojonegoro.

Satu santri asal Bojonegoro yang dinyatakan hilang dan hingga pencarian hari pertama dihentikan belum ditemukan itu adalah Arif Mabruri (18) asal Desa Ngampal, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro.

Dari hasil informasi diperoleh, selain Mabruri, ada tiga santri lain asal Bojonegoro yang saat itu juga menjadi korban tragedi perahu penyeberangan Widang – Babat, yang terbalik tersebut.

Namun, ketiganya berhasil menyelamatkan diri atas bantuan tukang perahu penyeberangan. Mereka antara lain, Habiburrozaq (13) asal Desa Pesen Kecamatan Kanor, M Imam Bukhori (18) asal Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu, dan M Ilzam Fatoni (19) asal Desa Semenpinggir Kecamatan Kapas.

“Ya, ada 4 santri Langitan asal Bojonegoro yang juga menjadi korban terbaliknya perahu tambangan. Tiga selamat dan satunya belum ditemukan,” terang Heri, salah satu santri Langitan, Sabtu (08/10) dini hari.

Sementara itu, pihak Tim SAR dari Tuban dan Lamongan diterjunkan untuk menyisir sungai bengawan solo guna menemukan 7 santri yang dinyatakan hilang dalam musibah tersebut. Namun hingga petang belum satupun korban hilang ditemukan.

“Sementara pencarian hari ini kita hentikan petang tadi. Besok pagi akan kita lanjutkan dengan menambah personel dan peralatan yang memadai,” ujar anggota Tim SAR gabungan di Posko pencarian korban

Berikut 7 daftar nama korban yang masih dalam pencarian:
1. Abdullah Umar 15 tahun, asal Kec. Bedilan, Kab. Gresik.
2. M. Barikli Amri 12 tahun, Kec. Manyar, Kab. Gresik.
3. M. Lujaini Dani 13 tahun, Kec. Manyar, Kab. Lamongan.
4. Muksin 16 tahun, Kec. Tambaksari, Kota Surabaya.
5. Rizki Nur Habib, 15 tahun, Kec. Percut Seituan, Kab. Deliserdang, Sumatera Utara.
6. M. Arif Mambruri 18 tahun, Kec. Sumberejo, Kab. Bojonegoro.
7. M. Afiq Fadhil 19 tahun, Kec. Bulukamba, Kab. Brebes Jateng.

(Saiq/Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim