Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

TNI AL Siap Hadang Narkoba Lewat Jalur Laut

TNI AL Siap Hadang Narkoba Lewat Jalur Laut
(Doc: Mabes TNI-AL)

TerasJatim.com, Surabaya – Maraknya peredaran narkoba melalui jalur laut dalam beberapa waktu terakhir menyita perhatian publik. Tak tangung-tanggung, dalam jumlah besar narkoba jenis sabu asal China masuk ke Indonesia.

Hasil tangkapan upaya penyelundupan barang haram tersebut, diantaranya ditangkap oleh jajaran TNI AL.  Baru-baru ini Komando Armada RI Kawasan Barat KRI Sigurot-864 berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat lebih dari satu ton. Narkoba ini dibawa oleh Kapal MV Sunrise Glory yang disamarkan di antara tumpukan karung beras.

Komitmen pemberantasan narkoba lewat jalur laut itu tetap menjadi prioritas TNI AL. Salah satunya dengan memasukkan program pengamanan laut dari peredaran narkoba saat Latihan Kemanan Laut (Latkamla) 2018

Dalam latihan ini TNI-AL juga melibatkan beberapa instansi yang berkaitan dengan keamanan laut, termasuk mengajak BNN Provinsi Jatim.

“Kita ketahui beberapa waktu lalu marak terjadi kegiatan ilegal berkaitan dengan narkoba. Kita melihat di tempat-tempat tertentu mereka menggunakan kapal ikan sebagai sarana transportasi, seperti kejadian di Batam perlu kita pelajari, utamanya prajurit-prajurit Koarmatim. Karena kemungkinan-kemungkinan itu juga akan terjadi di wilayah Timur,” jelas Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmatim (Danguskamlatim), Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi, saat pembukaan Latkamla 2018 di Koarmatim Surabaya, Senin (05/03).

Perwira tinggi TNI-AL ini menambahkan, wilayah perairan Indonesia sangat terbuka dan banyak pintu atau jalur yang sangat mungkin digunakan sebagai transaksi narkoba.

“Dengan keterlibatan TNI AL, akan lebih memudahkan penghadangan serta penangkapan pengiriman narkoba lewat jalur laut,” imbuhnya.

Sementara, kegiatan Latkamla 2018 ini berlangsung lima hari mulai hari ini, dan akan berakhir pada 9 Maret 2018 mendatang.

Latihan ini melibatkan 350 personil terdiri dari Lantamal V, VI, VII, VIII, IX, X, XI, XIII, XIV, Lanal jajaran masing-masing Lantamal, KRI jajaran Koarmatim, Pesud dari Wing Udara Puspenerbal, dan staf latihan. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim