Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tarif Parkir RSUD Asembagus Dikeluhkan Pengunjung

Tarif Parkir RSUD Asembagus Dikeluhkan Pengunjung

TerasJatim.com, Situbondo – Besaran tarif karcis parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asembagus Situbondo Jatim, dikeluhkan pengunjung.

Pasalnya, penarikan tarif parkir kendaraan dinilai tidak wajar, karena setiap kendaraan pengunjung dikenakan biaya parkir yang bervariatif mulai dari Rp2 ribu, Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.

“Sekali parkir saya dikenakan Rp2 ribu. Kalau keluar masuk rumah sakit 10 kali saya harus mengeluarkan uang Rp20 ribu. Belum lagi kalau menginap. Tarikannya pun bervariasi mulai Rp5 ribu sampai Rp10 ribu untuk sepeda motor. Sangat beda jauh dengan rumah sakit umum yang ada di jalan Anggrek Kota Situbondo. Meskipun bermalam atau tidak , cuma seribu rupiah,” tutur Hendro, salah satu pengunjung RSUD Asembagus, kepada TerasJatim.com, Senin (02/04/2018) sore.

Hal Inilah yang dirasakan sangat memberatkan baik pasien atau keluarga pasien.

Hendro menambahkan, biaya penarikan karcis parkir seharusnya disesuaikan dengan rumah sakit lain yang ada di Situbondo. “Saya berharap penarikan karcis parkir bisa disesuaikan dengan rumah sakit lain lah, ” imbuhnya.

Sementara, saat TerasJatim.com mendatangi lokasi parkir RSUD Asembagus, terlihat dua orang petugas parkir.

Saat dimintai konfirmasi keduanya yang enggan menyebutkan namanya itu berdalih jika tarif parkir sudah sesuai ketentuan dari pihak PT Jarya Trias Mandiri Mojokerto, yang mengelola parkir di rumah sakit tersebut.

“Kami berdua hanya menjalankan tugas dan ini sudah prosedur dari perusahaan Karya Trias Mandiri yang berkantor di Pacet Mojokerto, yang menentukan tarif tersebut,. Ini tanggung jawab PT.” jelasnya.

Humas RSUD Asembagus, H.Erwan Darmawan saat dihubungi TerasJatim.com melalui sambungan telepon selulernya mengatakan, ia belum tahu dengan masalah oenarikjn parkir.

“Terkait hal tersebut sampai saat ini saya belum tahu. Biar saya cek dulu. Terkait oarkir sudah bukan tanggung jawab rumah sakit tapi tanggung jawab PT,” ucapnya. (Edo/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim