Tangkap Ikan dengan Peledak, Sebuah Perahu Diamankan Sat Polair Banyuwangi

Tangkap Ikan dengan Peledak, Sebuah Perahu Diamankan Sat Polair Banyuwangi

TerasJatim.com, Banyuwangi – Aparat Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Banyuwangi, mengamankan sebuah perahu milik nelayan Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi Jatim. Selain itu, korps biru-biru itu juga mengamankan satu kuintal ikan Sulir hasil tangkapan di laut.

Petugas menengarai, perahu tersebut digunakan oleh nelayan untuk mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak.

Kasat Polair Polres Banyuwangi, AKP Subandi menjelaskan, pihaknya melakukanm upaya penyelidikan langsung di utara Pulau Tabuhan Wongsorejo pada Sabtu (11/02) pagi, sekira pukul 06.00 WIB.

Petugas menyisir perairan Tabuhan serta pesisir Pantai Bimorejo. “Tim sengaja dibagi dua. Tim pertama bertugas menyisir perairan, sedangkan satu tim lain menyisir pantai,” terangnya.

Taktik ini membuahkan hasil. Tim perairan terus mengejar perahu penangkap ikan yang diduga menggunakan bom hingga mendekati Pantai Bimorejo. Sementara tim darat menunggu di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bimorejo.

Namun, perahu yang ditunggu tak juga sandar di pelabuhan. “Ternyata perahu itu tak berani merapat ke TPI. Perahu yang kita cari menepi tak jauh dari pelelangan. Para awak perahunya sudah lari sambil meninggalkan ikan hasil tangkapannya,” jelanya.

Selain ikan hasil tangkapan, petugas juga mengamankan sebuah perahu bermesin desel. Penyitaan dua alat bukti illegal fishing ini disaksikan perangkat desa setempat. Bahkan orang tua pemilik perahu juga turut menjadi saksi.

Menurut Subandi, setidaknya terdapat enam nelayan yang diduga terkait dalam kasus ini. “Semua identitas pelaku sudah kita kantongi. Mereka akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” tandasnya. (Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim