Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tahun ini, 45 Desa di Kabupaten Ngawi Krisis Air Bersih

Tahun ini, 45 Desa di Kabupaten Ngawi Krisis Air Bersih

TerasJatim.com, Ngawi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi menyebut, sepanjang tahun 2018 ini, terdapat 45 desa yang mengalami kesulitan air bersih karena dilanda kekeringan.

“Sesuai pemetaan, ada 45 desa di Kabupaten Ngawi yang kesulitan air bersih. Rinciannya, sebanyak 30 desa dinyatakan krisis air bersih atau kering kritis, sedangkan 10 desa sisanya hanya kesulitan air bersih, namun belum sampai kritis,” kata Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Eko Heru Tjahjono, Selasa, (23/10).

Eko menuturkan, 30 desa yang masuk kategori kering kritis tersebut terdapat di 8 wilayah kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Ngawi terdapat 2 desa, Kecamatan Pitu ada 5 desa dan Kecamatan Kedunggalar sebanyak 2 desa.

Selanjutnya, Kecamatan Karanganyar 8 desa, Kecamatan Bringin 7 desa, Kecamatan Karangjati 3 desa, Kecamatan Kasreman 2 desa, dan Kecamatan Padas 1 desa.

Sementara, kondisi kering kritis di antaranya terjadi di Dusun Bowan Timur, Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin.

“Kami harap warga di desa krisis air untuk bersabar menunggu jatah pengiriman bantuan air. Kami bersama BPBD Provinsi Jatim terus berupaya agar desa yang masuk kategori kering kritis mendapat bantuan air,” tandasnya. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim