Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sindir Pemerintah, Warga Lamongan Kumpulkan Koin Untuk Perbaikan Jalan Raya Yang Rusak

Sindir Pemerintah, Warga Lamongan Kumpulkan Koin Untuk Perbaikan Jalan Raya Yang Rusak
(Doc: Mimbar Bebas Lamongan/MBL)

TerasJatim.com, Lamongan – Prihatin dengan kondisi jalan raya Pantura di jalur Lamongan – Babat yang rusak dan membahayakan pengguna jalan,  ratusan warga yang bermukim di sekitar jalan nasional tersebut, menggelar aksi pengumpulan koin dengan mengatasnamkan “Gerakan Pengguna Jalan Nasional”, Senin (20/02) pagi.

Dilansir TimesIndonesia, aksi yang ditujukan untuk menyindir pemerintah ini diisi dengan aksi pengumpulkan uang recehan dari sebagian warga dan pengguna jalan lainnya, yang hasilnya akan diserahkan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebagai dana pembangunan jalan nasional yang penuh lubang tersebut.

Selain mengumpulkan uang recehan, warga juga menancapkan batu nisan sebagai simbol matinya hati nurani pemerintah yang tidak memikirkan nasib dan keselamatan rakyatnya.

“Kami bergerak menggalang aksi sedekah sosial, untuk sekedar membantu pemerintah pusat agar dapat secepatnya menangani kerusakan jalan nasional,” kata korlap aksi di lokasi, M Zainal Abidin, Senin (20/02).

Dengan aksi ini, warga berharap pemerintah lebih peduli dan memperhatikan atas segala kerugian yang dialami masyarakat, khususnya yang warga yang tinggal di Lamongan.

Tak hanya itu, dalam aksi ini mereka juga membawa tumpeng, yang selanjutnya dimakan secara bersama-sama sebagai bentuk ruwatan atas jalan nasional.

“Banyak jalan yang rusak, banyak jalan yang bolong, padahal kita sudah bayar pajak, tapi apa yang diberikan pemerintah kepada rakyatnya tidak sesuai,” ujar salah satu orator.

Menurut warga, banyaknya jalan yang berlubang menimbulkan banyak korban kecelakaan. “Harus berapa banyak lagi korban yang tewas, harus berapa banyak lagi nyawa yang ditumbalkan akibat jalan berlubang,” tandasnya. (Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim