Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sidak Penjual Takjil Dadakan di Kediri, Tim Gabungan Temukan Zat Berbahaya

Sidak Penjual Takjil Dadakan di Kediri, Tim Gabungan Temukan Zat Berbahaya

TerasJatim.com, Kediri – Petugas gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan dan Satuan Tugas Pangan Polresta Kediri menemukan makanan dan minuman yang mengandung borak, formalin dan zat pewarna tekstil pada makanan yang dijajakan penjual takjil di Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri.

Temuan ini diketahui setelah tim gabungan melakukan inspeksi mendadak terhadap penjual makanan dan minuman dadakan di bulan Ramadan ini.

Sidak dilakukan petugas terhadap penjual takjil dadakan di Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri .Petugas mengambil sejumlah sample makanan dan minuman untuk dilakukan tes bahan yang terkandung di dalam makanan tersebut. Satu persatu makanan dan minuman tersebut diperiksa dan didata oleh petugas,

”Dari hasil pemeriksaan makanan dan minuman sample tersevbut ditemukan sejumlah makanan mengandung zat yang dapat membahayakan bagi tubuh manusia,” kata Dwi Suharyati, Kabid Pelayanan Kesehatan dan PSDK Dinkes Kota Kediri.

Zat-zat berbahaya tersebut diantaranya zat pewarna tekstil yang terdapat pada sirup atau minuman, formalin yang terkandung dalam mie dan borak yang terdapat pada cao.

Menurutnya, zat berbahaya tersebut dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan hingga kanker apabila dikonsumsi secara terus menerus.

Sidak ini dilakukan terhadap penjual takjil dadakan agar para penjual lebih memperhatikan standardisasi makanan, apakah layak konsumsi atau tidak.

“Untuk temuan temuan makanan yang mengandung zat yang diduga berbahaya ini, pihak kami masih akan melakukan uji laboratorium. Sementara pedagang yang bersangkutan diberikan peringatan,” kata Yetti Sisworini , Kepala Disperindag Kota Kediri.

Kegiatan ini akan dilakukan rutin setiap minggu selama bulan puasa untuk mengantisipasi makanan dan minuman dari zat yang berbahaya. (Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim