Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sehari, Terjadi 2 Kebakaran di Ujung Timur dan Barat Bojonegoro

Sehari, Terjadi 2 Kebakaran di Ujung Timur dan Barat Bojonegoro

TerasJatim.com, Bojonegoro – Dua peristiwa kebakaran terjadi di ujung timur dan ujung barat Kabupaten Bojonegoro Jatim, Selasa (10/07) siang dan petang hari.

Peristiwa kebakaran pertama terjadi tepatnya di Baureno dan peristiwa kedua yakni Padangan.

Berdasar informasi yang dihimpun, siang hari sekira pukul 11:25 WIB jelang sholat Dzuhur, rumah milik Maksun (50), warga Dusun Suronanggan Desa Trojalu Kecamatan Baureno, dilalap api yang diduga disebabkan korsleting listrik.

“Saya tahunya api sudah besar tapi katanya karena listrik korslet. Karena panik, saya bersama warga lainnya berusaha memadamkan kebakaran semampunya sambil menunggu blendung (mobil damkar, Red) datang,” ujar Sumarto (38), warga setempat kepada TerasJatim.com.

Menurutnya, api dapat dikendalikan tepat tengah hari setelah petugas pemadam Pos Baureno tiba di lokasi dengan menerjunkan 2 mobil Damkar beserta 5 personilnya yang dibantu warga, sehingga api tak sampai menghabiskan seluruh bangunan rumah.

Sementara peristiwa kebakaran kedua menghanguskan sebuah bangunan gudang di Desa Padangan Kecamatan Padangan milik Agus Mulyanto (60). Petistiwa itu terjadi saat ‘surup’ atau matahari tenggelam sekira pukul 17.00 WIB.

Menurut Kapolsek Padangan AKP Nur Zjaeni, kebakaran gudang itu kali pertama diketahui oleh Sulistyowati, yang tak lain adalah kakak dari pemilik bangunan gudang yang memang terletak di belakang rumahnya tersebut.

“Mengetahui gudang milik adiknya terbakar, saksi langsung meminta tolong ke warga sekitar dan menghubungi korban yang saat itu berada di rumah tinggalnya yang terletak di RT lain,” terangnya.

Lebih lanjut, kata dia, kobaran api bisa dikendalikan tak lama setelah 2 mobil Damkar dari Pos Pemadam Padangan dan 1 mobil Damkar dari PT Pertamina EP Asset 4 Cepu datang, serta bantuan warga sekitar.

“Setelah mampu dikendalikan, tidak lama kemudian sekira pukul 18:45 WIB, api benar-benar bisa dipadamkan dan terus dilakukan pembasahan oleh petugas agar bara yang tersisa benar-benar mati dan aman,” tukasnya.

Nur Zjaeni menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti peristiwa kebakaran itu terjadi. Namun berdasarkan hasil penyelidikan awal, kuat dugaan api berasal dari hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat dua peristiwa kebakaran di ujung timur dan barat kabupaten penghasil migas ini.  Sementara, masing-masing korban ditaksir mengalami kerugian materiil senilai lebih dari Rp10 juta. (Saiq/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim