Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Satu Pelaku Pembunuhan di Kebun Tebu Sumobito Ditangkap, Enam Lainnya DPO

Satu Pelaku Pembunuhan di Kebun Tebu Sumobito Ditangkap, Enam Lainnya DPO

TerasJatim.com, Jombang – Kasus tewasnya M Abdul Choir (28), warga Dusun Sidokampir Desa Budugsidorejo Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, yang ditemukan di kebun tebu Desa Curahmalang Kecamatan Sumobito, pada Senin (08/10) lalu, akhirnya terungkap.

Polisi berhasil membekuk satu pelaku berinisial AF (18), warga Dusun Tegalan Desa Curahmalang Kecamatan Sumobito, yang diduga ikut melakukan penganiayaan hingga korban tewas.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyobudi menjelaskan, saat ini AF masih menjalani pemeriksaan.

Gatot menyebut, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya, yakni, ZK , AM, RI, AB, SL, DX, dan IK, yang kesemuanya warga Dusun Tegalan Desa Curahmalang Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.

“Satu pelaku berhasil ditangkap, sedangkan tujuh lainya masih dilakukan pengejaran dan sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Gatot, Selasa (09/10).

Gatot menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, aksi penganiayaan tersebut berawal saat para pelaku sedang menjaga portal perbaikan jalan Raya Desa Curahmalang Kecamatan Sumobito.

Korban yang saat itu bersama rombongan sedang membleyer sepeda motornya. Hal inilah yang membuat para pelaku tidak terima.

“Selanjutnya pelaku bersama teman-temannya menghadang rombongan korban dan melakukan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Gatot.

Sebelumnya, Abdul Choir ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa dan jasadnya ditemukan di kebun tebu Desa Curahmalang, pada Senin (08/10) pagi.

Saat ditemukan kondisi mayat korban terdapat luka memar di bagian kepala. Selain itu, juga terdapat kayu yang terdapat bercak darah yang tak jauh dari korban. Selain itu ditemukan sepeda motor milik korban.

Pelaku akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim