PSHT Baureno Bojonegoro Kehilangan Sertifikat Tanah Padepokan

PSHT Baureno Bojonegoro Kehilangan Sertifikat Tanah Padepokan

TerasJatim.com, Bojonegoro – Pengurus organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Baureno, Bojonegoro, Jatim, kehilangan sertifikat tanah yang di atasnya kini tengah dibangun gedung sekretariat atau padepokan.

Hal itu disampaikan oleh Marwan (56), salah satu pengurus ranting yang dipercaya menyimpan surat berharga atas aset organisasi pencak silat terbesar di Indonesia tersebut.

“Hilang, saya sudah mencarinya di semua sudut ruang penyimpanan arsip data di tempat saya ternyata tidak ketemu juga,” ujar pria yang juga pengusaha perbengkelan itu, Sabtu (04/02).

Ia menjelaskan, awalnya sertifikat tanah padepokan yang masih atas nama pemilik sebelumnya yakni Ny Wigati, itu ia simpan di ruang kerja di kantor bengkel miliknya dicampur menjadi satu dalam lemari arsip dan surat berharga lainnya.

Namun, pada pertengahan 2014 lalu tanpa diketahui dengan pasti, sertifikat tersebut tiba-tiba raib entah kemana. Ia sendiri tidak mengetahui apakah sertifikat itu dicuri orang atau ketlisut (nyelip, red) di tumpukan arsip dan proposal kerja bengkel.

“Yang pasti, ketika itu saya masih optimis sertifikat masih ada karena memang saya yang menyimpan dan terus mencarinya sampek lempok,” terang dia.

Sebenarnya, lanjut dia, sejak lama pengurus ranting berkehendak untuk balik nama sertifikat dari pemilik sebelumnya menjadi atas nama PSHT Ranting Baureno, dengan maksud supaya tidak terjadi persoalan kelak di kemudian hari.

Karena belum yakin hilang, pengurus ranting sepakat untuk menunggu hingga sertifikat itu ditemukan. Namun lantaran tak kunjung ditemukan akhirnya pengurus melangkah dan mengawalinya dengan melaporkan kehilangan itu kepada pihak kepolisian.

“Ya, tentu kita mengambil langkah untuk pengurusan sertifikat tanah padepokan yang kita beli dari Bu Wigati yang kini hilang itu,” jelas Ketua Ranting PSHT Baureno, Ainul Taufik, didampingi Wakil Ketuanya Moch Nurul Saiq.

Ia berharap urusan kehilangan sertifikat tanah Padepokan PSHT Baureno dengan luas sekira 1260 meter persegi yang berlokasi di Dusun Talun Desa Blongsong Kecamatan Baureno itu cepat tuntas agar bisa segera memproses pengurusan balik nama kepemilikan.

Ia juga berpesan bagi siapa saja yang mengetahui keberadaan dan atau menemukan sertifikat tanah padepokan itu bisa segera menghubungi pengurus Ranting PSHT Baureno.

“Kami akan berterima kasih sekali jika ada pihak yang bisa membantu kami menemukan surat berharga itu,” jelasnya usai rapat membahas langkah strategis atas hilangnya sertifikat tanah padepokan tersebut. (Saiq/Advertorial)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim