Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pribumi Demo Minta Panwas Kabupaten Malang Tegas

Pribumi Demo Minta Panwas Kabupaten Malang Tegas

TerasJatim.com, Malang – Pergerakan Revolusioner Indonesia Berjuang Untuk Maslahat Indonesia (Pribumi), menggelar aksi damai di depan kantor Panwaskab Jalan Raya Pakisaji kabupaten Malang. Dalam aksinya, Pribumi meminta Panwas untuk bertindak tegas terkait dugaan pelanggaran pilkada yang dilakukan oleh pasangan nomer urut 2, Dewanti Rumpoko- Masrifah Hadi yang melakukan money politik atau pemberian fasilitas gratis ke Taman Rekreasi Jatim Park.

Kordinator Pribumi, Haris Kuncahyo, menjelaskan, pihaknya meminta Panwas untuk bersikap netral dan transparan, terkait adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU Kabupaten Malang, dalam pencantuman  jabatan tertentu seorang pejabat negara dalam alat peraga kampanye. Pihaknya juga meminta kepada pihak terkait, untuk bersikap rasional karena dalam tim pemenangan pasangan nomer urut 2, yang mencantumkan tokoh tertentu diduga tersangkut korupsi.

Dalam aksinya, Pribumi meminta paslon nomer urut 2, untuk dicoret dari keikutsertaan pilkada kabupaten Malang, serta segera disidangkan di Bawaslu dan DKPP, karena dalam hal ini, ada dugaan 5 personalia KPU Kabupaten Malang telah mengeluarkan risalah yang salah dengan meloloskan paslon nomer urut 2, yang tidak mengantongi ijasah mulai SD, SMP ,SMA, S1 dan S2.

“Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi, kami meminta panwas untuk dibubarkan saja ,”Ujarnya.

Dalam aksinya, mereka diterima oleh anggota Panwas Divisi Penindakan, George Da Silva, dengan pengawalan ketat dari Jajaran Polres Malang. Dalam waktu yang sama, Jaringan Masyarakat Pengawas Malang Raya (Jamas),  juga ikut mendampingi pelapor, atas nama Sabar, warga Kecamatan Bantur yang dimintai keterangan atas temuan pelanggaran pilkada dengan monery politik dan ajakan ke Jatim Park II, yang dilakukan oleh tim pemenangan paslon nomer urut 2.

Zaiulhaq, Ketua Jamas mengatakan, bahwa pihaknya hanya mendampingi pelapor dan dua saksi dalam dugaan pelanggaran pilkada Kabupaten Malang. Sedangkan George Da Silva anggota Panwas  Divisi Penindakan dan Hukum, akan menindaklanjuti atas laporan LSM Jamas dan LSM  Pribumi.

Saat ini pihaknya sudah meminta keterangan kepada pelapor atas nama Sabar asal Bantur dan Sholeh (saksi) asal Pagak. Pihaknya berharap paslon nomer urut 2 Dewanti Rumpoko dan Masrifah Hadi berkenan hadir untuk mengklarifikasi sampai pukul 16.00 Wib (Rabu,18/11). Tetapi sampa berita ini diturunkan, paslon nomer urut 2  belum memberikan pemberitahuan.

Aksi yang berlangsung damai tersebut dikawal ketat oleh Jajaran Polres Malang .(Sla/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim