Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Polisi Masih Selidiki Kasus Tewasnya Mantan Waka Polda Sumut

Polisi Masih Selidiki Kasus Tewasnya Mantan Waka Polda Sumut

TerasJatim.com – Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait perkembangan kasus meninggalnya mantan Waka Polda Sumut, Kombes (purn) Agus Samad, di rumahnya di Malang, beberapa hari lalu.

Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, polisi sudah mendapatkan hasil visum, dan kini masih dalam penyelidikan tim gabungan dari Polresta Malang dan Polda Jatim. “ Nantinya jika ada perkembangan akan disampaikan kembali mengingat kasus itu sudah menjadi perhatian publik,” kata Barung, Minggu (25/02).

Sebagaimana diketahui, Kombes (purn) Agus Samad (71), ditemukan tewas bersimbah darah dengan kaki terikat di rumahnya di Perum Bukit Dieng, Kelurahan Pisangcandi Kecamatan Sukun Malang, Sabtu (24/02) pagi.

Saat ditemukan kaki kanan korban dalam keadaan terikat tali rafia berwarna hitam.

Korban yang juga mantan Waka Polda Sumut tahun 2000 ini diduga tewas akibat pembunuhan di rumahnya. Jenazah korban ditemukan pertama kali di halaman belakang rumahnya. Polisi juga mendapati sejumlah bercak darah yang sudah mengering di sejumlah tempat di dalam rumah korban.

Kematian korban terungkap dari kecurigaan sang istri, yang saat itu tengah berada di luar kota dan kesulitan untuk menghubungi korban. Istri korban kemudian meminta bantuan warga, untuk melihat kondisi korban. Beberapa ibu-ibu merupakan rekan istri korban, akhirnya mendatangi rumah besar berlantai dua itu.

Karena dalam kondisi terkunci, mereka akhirnya meminta bantuan Ketua RT Rudi Wijaya, dan petugas keamanan perumahan. Barulah warga mendobrak paksa pintu utama, pada saat itu pagar rumah dalam kondisi tak terkunci.

Gunaryo, Satpam setempat mengatakan sempat mendobrak pintu rumah Agus untuk memaksa masuk. Tangan kanan Gunaryo terluka akibat mendobrak pintu depan. “Ada darah di ruang tamu,” ujar Gunaryo, Sabtu (24/02).

Gunaryo mengaku, saat itu ia diminta tolong oleh warga untuk melihat kondisi Agus di rumahnya. (Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim