Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Polda Jatim Telusuri Identitas Pria yang Masuki Ponpes Karangasem Lamongan

Polda Jatim Telusuri Identitas Pria yang Masuki Ponpes Karangasem Lamongan

TerasJatim.com, Surabaya – Polda Jatim berusaha mengungkap identifikasi pria yang diduga mengalami gangguan jiwa yang melakukan pengejaran terhadap KH Hakam Mubarak, pengasuh Ponpes Karangasem Paciran Lamongan Jatim, pada Minggu (18/02).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, setelah berulangkali dilakukan interogasi terhadap pelaku, didapat keterangan bahwa pelaku mempunyai orang tua laki-laki bernama Klewar, yang beralamat di Lemahabang Kulon. Pelaku juga mengaku bernama Paijo dan Gana Kriana.

Setelah dilakukan analisa, penyidik Polda Jatim mendapat keterangan bahwa Kecamatan Lemahabang Kulon, masuk wilayah Kabupaten Cirebon Jabar.

Selanjutnya penyidik melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Reza Arifian, untuk dilakukan penelusuran di wilayah tersebut.

Informasi yang didapat Kasat Reskrim Polres Cirebon menyebutkan, di wilayah Kecamatan Lemahabang Kulon, identitas korban diketahui dari penuturan Nandang Triyana, warga setempat, yang menyebutkan bahwa pelaku adalah putra dari Satibi bin Ratum (50). Hal ini didapat setelah polisi memperlihatkan foto pelaku saat diamankan di Mapolres Lamongan.

“Dia tinggal di Dusun 02 RT11 RW03 Desa Lemahabang Kulon, Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon dengan kode pos 45183,” jelas Barung, Senin (19/02) petang.

Sementara, pelaku diidentifikasi bernama Nandang Triyana bin Satibi (23), protolan pelajar SMP NU Sindanglaut kelas 2. Pelaku diketahui tidak bekerja dan warga asal Desa Lemahabang Kulon RT11  RW03, Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon.

“Dia diketahui sudah meninggalkan keluarganya sejak 4 tahun yang lalu. Dan diakui keluarganya, bahwa pelaku mempunyai gangguan jiwa (gila) sejak kecil. Namun tidak ada surat keterangan gilanya,” imbuhnya.

Saat polisi menunjukan foto pelaku kepada orang tuanya, diakui bahwa foto tersebut merupakan anak kandungnya.

“Pelaku yang bernama Nandang ini, diketahui punya ciri-ciri khusus di tangan kiri dekat ketiak terdapat tompel atau tanda lahir, serta pelaku mempunyai penyakit kulit,” pungkasnya. (Ah/Kta/Red/TJ)

Baca: http://www.terasjatim.com/kapolda-tegaskan-tak-ada-penyerangan-terhadap-pengasuh-ponpes-di-lamongan/

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim