Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Polda Jatim Akan Bangun Rutan Khusus Bagi Teroris

Polda Jatim Akan Bangun Rutan Khusus Bagi Teroris

TerasJatim.com, Surabaya – Pasca aksi teror bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, penggerebekan kelompok radikal dan para terduga teroris terus dilakukan. Alhasil sebanyak 31 orang terduga teroris diamankan di sejumlah kota di Jatim.

Namun, persoalan baru pun muncul karena hingga saat ini belum ada rumah tahanan (rutan) khusus teroris di Jatim yang dianggap representatif. Untuk itu, Polda Jatim kini segera membangun gedung baru untuk rutan khusus teroris dengan maksimum sekuriti.

“Yang ditangkap sekitar 31 orang teroris. Untuk penyidikan, penyidik kerja keras. Tapi itu tidak masalah. Yang jadi persoalan tahanan perlu ruangan satu-satu,” ungkap Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, saat ditemui usai buka puasa bersama Forkopimda di Masjid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim, Jumat (25/05) malam.

 

Machfud menuturkan, selama ini pihaknya sudah mencari lokasi di Polres dan Polsek yang representatif namun tidak menemukannya. “Kita cari di Polres dan Polres yang jadi Polsek gak nemu. Ada di Polda. Ruang tahanan tua sangat lama. Itu yang mau kita bangun,” ujarnya.

Rutan khusus teroris itu, kata orang nomor satu di Polda Jatim ini, akan dibangun empat lantai di bagian belakang Mapolda Jatim. “Dibangun lantai 4 di Dittahti (Direktorat Tahanan dan Barang Bukti). Lantai satu kantor Dittahti, lantai dua tahanan teroris dan lantai tiga empat untuk tahanan umum,” imbuhnya.

Untuk pembangunannya, Machfud mengungkapkan, jika pihaknya akan dibantu Pemprov Jatim. “Saya sudah dibisiki Pak Gubernur (Soekarwo) tadi waktu buka bersama. Saya dimintai proposalnya. Saya bilang dalam waktu dekat akan kami ajukan,” tuturnya.

Rencananya, rutan di Mapolda Jatim itu khusus untuk tahanan selama masa penyidikan saja. Kuotanya, gedung yang akan dibangun dalam waktu dekat tersebut dapat menampung 50 orang tahanan kasus terorisme dan 200 orang kasus pidana umum.

“Mudah-mudahan terealisasi dalam waktu singkat ini,” harapnya. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim