Penghasilannya Merosot, Tukang Becak di Kediri Kembali Tuntut Ojek Online Dihapus

Penghasilannya Merosot, Tukang Becak di Kediri Kembali Tuntut Ojek Online Dihapus

TerasJatim.com, Kediri – Lantaran merasa penghasilannya menurun, ratusan tukang becak di Kota Kediri Jatim, menggelar unjuk rasa di Balai Kota Kediri. Mereka datang untuk menuntut penghapusan ojek online.

Aksi kedua kalinya ini digelar abang becak  setelah demo di gedung DPRD sebelumnya, tidak mendapat respon.

Dalam orasinya, mereka menuntut Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar segera menghapus kehadiran ojek berbasis aplikasi online yang sudah 3 bulan terakhir beroperasi di Kota Kediri.

Menurut Khusaeri, Korlap aksi ini, kehadiran ojek online telah berdampak buruk terhadap aktivitas mereka dan para tukang ojek konvensional, termasuk mobil angkutan umum.

Pendapatan mereka merosot karena banyak penumpang yang lebih memilih memakai jasa transportasi berbasis online ini.

Sementara,  Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Permana mengatakan, seluruh aspirasi tukang becak ditampung untuk disampaikan ke Pemprov Jatim, mengingat protes terhadap ojek online ini juga terjadi di berbagai daerah lain di Jatim.

Setelah dipertemuan dengan perwakilan Pemkot yang diwakili oleh Sekda Kota Kediri, seluruh tukang becak akhirnya meninggalkan balai kota.

Sementara itu  sembari menunggu agenda mediasi, pihak Pemkot menyarankan agar pengemudi ojek online untuk tidak mengambil penumpang di pangkalan becak atau ojek konvensional lainnya.

Dalam aksi kali ini, ratusan anggota Polresta Kediri diterjunkan untuk melakukan pengamanan.(Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim