Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pemprov Jatim Akan Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital

Pemprov Jatim Akan Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital

TerasJatim.com, Surabaya – Pemprov Jatim berencana akan mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis industri digital. Di Jatim dan Indonesia, saat ini terdapat 16 sub sektor industri digital yang akan dikembangkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim menyebutkan, dari 16 sub sektor industri kreatif digital di Jatim yang dikembangkan adalah industri animasi, periklanan dan permainan interatif serta industri games. Dari industri tersebut yang paling berkembang cukup pesat adalah game dan animasi.

“Jatim tidak akan berhenti disitu saja, tetapi akan terus mengupayakan mengembangkan desain komunikasi fiskal seperti desain software aplikasi desain produk digital,” ujarnya.

Drajat berharap, pada 2019 nanti Jatim akan membuat terobosan baru dengan mengadakan Industri Digital Festival (Indifest). Festival tersebut untuk memperkuat Jatim dalam menghapi pertarungan industri digital di dalam negeri maupun di negara negara ASEAN.

Selain itu, dengan semakin majunya industri digital diharapkan akan ada investor yang mau berinvestasi di sektor industri komponen telematika dan hatwear beserta perangkatnya.

Untuk menghadapi hal tersebut, Jatim akan menyiapkan SDM andal yang manpu bekerja di industri digital. Untuk itu Pemprov Jatim melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi seperti ITS, Unibraw dan perguruan tinggi lainnya sehingga terintegrasi antara investasi dan pasar. Melalui kerjasama tersebut diharapkan dapat mencetak SDM yang handal di sektor industri kreatif digital.

Dengan terus berkembangnya dan majunya industri digital animasi, game dan iklan, akan bisa mendukung industri generasi ke 4 yang saat ini telah dimulai. Untuk itu diperlukan jaringan internet. “Tanpa adanya jaringan internet yang baik maka kita akan tertinggal,” tuturnya.

Diketahui, saat ini terdapat 147 juta orang di Indonesia pengguna internet. Ini membuktilan perkembangan industri digital cukup maju dan berkembang luar biasa.

Anifest Jatim 2018 sendiri, telah diikuti oleh 230 orang peserta. Untuk kategori pelajar SMK dan SMA sebanyak 85 orang dan kategori umum 145 orang .Para peserta Anifest 2018 sebagaian besar berasal dari Surabaya, Malang, Tulungagung dan Nganjuk. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim