Pedagang Terompet di Bojonegoro Masih Sepi Pembeli

Pedagang Terompet di Bojonegoro Masih Sepi Pembeli

TerasJatim.com, Bojonegoro – Jelang perayaan tahun baru 2017 yang tinggal beberapa hari lagi, ternyata belum berbanding lurus dengan pendapatan para pedagang terompet yang menaruh harapan besar meraup untung di akhir tahun 2016 ini.

Ahmad Abid, salah satu pedagang terompet yang berada di Kabupaten Bojonegoro, Jatim, mengaku tahun ini tak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Ia menduga hal itu dikarenakan lesunya perekonomian warga pasca banjir yang merusak ratusan hektar padi beberapa waktu lalu.

“Agak sepi jika dibanding tahun lalu. Tapi lumayanlah sehari kadang mendapat omzet Rp100 ribu sampai Rp150 ribu,” ujar pemuda warga Desa Pasinan, Baureno, di lapaknya, Senin (26/12).

Meski demikian, ia dan beberapa penjual terompet lainnya masih optimistis dagangannya akan laris manis pada H-1 hingga malam hari H tahun baru nanti.

Nggarai yo rung pas tahun baru. Ditambah lagi banyak pedagang terompet keliling dari luar daerah menyerbu ke desa-desa,” imbuhnya.

Para penjual terompet mengaku harga barang dagangannya variatif. Mulai dari Rp5000 sampai Rp25.000 tergantung tipe dan ukurannya, hal itu tentu saja menyesuaikan keperluan konsumen. (Saiq/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim