Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Patah Hati Ternyata Berbahaya Untuk Kesehatan Jantung

Patah Hati Ternyata Berbahaya Untuk Kesehatan Jantung

TerasJatim.com – Pernah merasa patah hati akibat diputus cinta oleh orang yang terkasih? Atau pernahkah dikecewakan dan disakiti?

Jika pernah, maka Anda pasti tahu rasa sakit yang dialami. Hal ini dikenal dalam istilah medis sebagai sindrom patah hati atau Takotsubo cardiomyopathy.

Saat Anda mengalami sindrom patah hati ini, maka jantung sesaat akan mengalami sakit dan bermasalah. Hal itu dipicu oleh stres yang cukup parah akibat merasa kehilangan pasangan, keluarga, benda, atau sesuatu yang sangat disayangi.

Bisa juga akibat peristiwa kematian yang dialami oleh orang terdekat.

Dilansir Sidomi dari laman Times of India, rasa sakit di jantung saat mengalami kejadian tak menyenangkan secara tiba-tiba itu mirip dengan serangan jantung.

Penyebabnya diduga karena jantung mengalami gangguan sementara pada proses pemompaan normal di jantung, untuk bagian tertentu.

Sedihnya, ternyata yang paling sering mengalami sindrom patah hati ini adalah kaum hawa, dibanding pria. Wanita lebih mungkin menderita nyeri di jantung disebabkan oleh tekanan emosional yang besar.

Rasa sakit yang mirip dengan serangan jantung itu berlaku sementara, dan bisa hilang setelah beberapa saat apabila Anda dapat kembali mengontrol emosi.

Bedanya, serangan jantung dipicu oleh penyumbatan pada arteri, sedangkan sindrom patah hati disebbakan oleh gangguan pemompaan darah dan stres hebat.

Untuk mencegah terjadinya sindrom tersebut, maka Anda disarankan untuk tidak terlalu banyak memikirkan kejadian yang menyakitkan, demi kesehatan jantung. (Sis/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim