Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pasca Bencana di Pacitan, 6.603 Unit Rumah Warga Butuh Perbaikan

Pasca Bencana di Pacitan, 6.603 Unit Rumah Warga Butuh Perbaikan

TerasJatim.com, Pacitan – Pasca bencana banjir dan tanah longso di wilayah Pacitan Jatim, tercatat ada 6.603 unit rumah warga yang rusak. Saat ini rumah yang sudah dibangun Pemprov Jatim yang bekerja sama dengan Kodan V/Brawijaya baru 440 unit rumah,

Menurut Dandim 0801/ Pacitan Letkol Kav. Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, terkait hal tersebut, kini pihaknya tengah berencana melakukan pembangunan bagi 2.000 unit rumah lainnya. Oleh sebab itu, Dandim berharap ada pihak dan institusi lain yang membantu melakukan perbaikan.

Guna mematangkan rencana tersebut, digelar rapat koordinasi di Kampus AKN Jalan Walanda Maramis Pacitan. Selain Dandim, tampak hadir perwakilan Dinas Perumahan Rakyat Provinsi Jatim, seluruh Danramil jajaran Kodim 0801/ Pacitan, Camat Kebonagung, Camat Pacitan, Kecamatan Donorojo dan perwakilan desa yang terdampak bencana.

Rencananya Pemprov Jawa Timur akan bekerjasama dengan Kodam V/ Brawijaya akan membangun 10.000 unit rumah melalui program RTLH (Rumah tidak layak huni),. Sebanyak 2. 000 unit akan dialokasikan di Kabupaten Pacitan,” jelas Letkol Aristoteles.

Dandim menambahkan, diharapkan pada pertengahan bulan ini sudah ada kesepakatan antara Gubenur Jatim dengan Pangdam V/ Brawijaya.

“Jadi mulai minggu depan diharapkan seluruh rumah yang rusak sudah harus terdata. Seluruh elemen dapat bekerja sama dalam pelaksanaan pendataan dan rehabilitasi,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan pengerjaan RTLH, kata Aristoteles, harus mengedepankan kelayakan dan kesehatan. Sementara bagi warga yang tidak memiliki lahan untuk pembangunan rumah, diharapkan ada koordinasi antara pihak Pemkab Pacitan dengan Pemprov Jatim.

“Untuk pengerjaan RTLH harus dipilah dan dikhususkan pada pengerjaan rumah rusak ringan dan sedang, dikarenakan alokasi dana hanya sekitar 8 hingga 9 juta rupiah per-rumah,” pungkasnya. (Mbul/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim