Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Paripurna P-APBD Bojonegoro

Paripurna P-APBD Bojonegoro

TerasJatim.com, Bojonegoro – Rapart paripurna penetapan kesepakatan bersama KUA-PPAS P-APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 selasa (22/9) di ruang paripurna berjalan singkat. Agenda rapat hanya menbacakan nota kesepakatan dari Banggar serta penanda tangganan kesepakatan antara DPRD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro. Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015 dilakukan secara komprehensif antara Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro dengan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015.

Sedangkan dari hasil pembahasan yang dilakukan antara Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro (TAPD), telah disesuaikan dengan kondisi dan didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat Bojonegoro. Disepakati penyempurnaan dan perbaikan terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015, sebagai berikut  :

Kenaikan pendapatan sebesar 22 milyar 823 juta 693 ribu 432 rupiah didapatkan dari  :

1.PT. ADS sebesar 700 juta rupiah

2.Bank UMKM Jatim sebesar 63 juta 46 ribu rupiah

3. Dinas Perhubungan sebesar 211 juta 557 ribu 160 rupiah

4. Parkir berlangganan sebesar 100 juta rupiah dan Parkir harian 7 juta 220 ribu rupiah

5. Terminal sebesar 4 juta 337 ribu 160 rupiah;

6. Uji KIR sebesar 100 juta rupiah

7. BPKKD sebesar 10 milyar 500 juta rupiah

8. Dari Jasa giro Dispenda dari  Pajak rokok sebesar 6 milyard 269 juta 95 ribu 272 rupiah

9. Pajak daerah sebesar 4 milyar 880 juta rupiah

10. Apotik RSUD Sosodoro sebesar 200 juta rupiah

Dari Penambahan Pendapatan yang semula sebesar 10 milyar 238 juta 656 ribu 251 rupiah 58 sen. Total pendapatan semula 2 trilyun 956 milyar 362 juta 572 ribu 54 rupiah 84 sen, menjadi 2 trilyun 979 milyar 186 juta 265 ribu 486 rupiah 84 sen.

Dengan demikian terjadi peningkatan pendapatan sebesar 33 milyar 62 Juta 349 Ribu 683 Rupiah 58 Sen, dengan rincian sebagai berikut :

Pendapatan Asli Daerah sebesar 25 Milyar 175Juta 282 Ribu 954 Rupiah 58 Sen

Dana Perimbangan mengalami penurunan sebesar 73 Milyar 440 Juta 624 Ribu 453 Rupiah

Lain – lain Pendapatan Yang Sah sebesar 81 Milyar 327 Juta 691 Ribu 182 Rupiah

Belanja Daerah Untuk belanja daerah sebesar 3 Trilyun 267 Milyar 617 Juta 293 Ribu 446 Rupiah 98 Sen

Dengan demikian, adanya Belanja daerah yang lebih besar dari pendapatan daerah maka terjadi difisit sebesar 288 Milyar 431 Juta 27 Ribu 960 Rupiah 14 Sen, yang akan dipenuhi dari pembiayaan-pembiayaan sebesar 390 milyar 931 juta 27 ribu 960 rupiah 14 sen yang didapatkan dari  Penerimaan Pembiayaan awal sebesar 388 milyar 931 juta 27 ribu 960 rupiah14 sen, Dinas Koperasi dan UKM sebesar 1 milyar 500 juta rupiah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebesar 500 juta rupiah.

Dalam sambutanya Bupati Suyoto menyampaikan perkembangan harga minyak dunia yang cenderung fluktuatif dan dampak melemahnya rupiah terhadap dollar amerika sangat berpengaruh pada pendapatan daerah Kabupaten Bojonegoro. Harga minyak mentah dunia yang terjun bebas dari harga 60 dolar per-barel menjadi 45  dolar per barel dan diperkirakan sampai akhir tahun. Sehingga telah berdampak pula dengan penurunan target penerimaan yang berasal dari DBH Migas.” Kami telah memerintahkan kepada tim anggaran pemerintah daerah untuk mengkaji, menyesuaikan dan melakukan analisis rasionalisasi belanja pada APBD Perubahan Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 ini. Bahkan pilihan sulit untuk menjadwal ulang beberapa program dan kegiatan yang telah kita rencanakan sebelumnya, tentunya juga dengan mempertimbangkan hal-hal yang berdampak pada hukum dan sosial”, imbuh Kang Yoto sapaan akrab Bupati Bojonegoro.

Berdasarkan hasil kesepakatan forum konsultatif antara tim anggaran eksekutif dengan Badan Anggaran DPRD, disepakati total pendapatan pada APBD Perubahan Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 menjadi Rp. 2 Trilyun 979 Milyar 186 Juta 265 Ribu 486 Rupiah 84 sen. Sedangkan jumlah total belanja kabupaten Bojonegoro pada APBD Perubahan Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 menjadi Rp. 3 Trilyun 267 Milyar 617 Juta 293 Ribu 446 Rupiah 98 sen.

Kang Yoto juga menambahkan, “Kita semua faham, bahwa Kebijakan Umum dan Plafon Anggaran Sementara APBD Perubahan Tahun 2015 ini, hakekatnya masih merupakan kebijakan yang bersifat umum dengan program dan kegiatan yang masih bersifat sementara yang kita gunakan sebagai acuan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Tahun 2015, sehingga manakala terjadi perubahan asumsi maupun pergeseran anggaran terhadap program dan kegiatan yang belum tertampung dalam KUA maupun PPAS ini, tentunya akan kita sempurnakan pada saat pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2015 dengan tanpa melakukan perubahan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2015”.(Eko/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim