Musrenbangdes Trojalu Bojonegoro, Pemkab Himbau Pembangunan Ekonomi Melalui Bumdes

Musrenbangdes Trojalu Bojonegoro, Pemkab Himbau Pembangunan Ekonomi Melalui Bumdes

TerasJatim.com, Bojonegoro – Sedikitnya ada 82 usulan terkait kegiatan pembangunan di Desa Trojalu, Kecamatan Baureno Bojonegoro Jatim, yang disuarakan masyarakat dalam agenda Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) APBDes Tahun Anggaran (TA) 2019 mendatang.

Musrenbangdes dengan agenda utama Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) TA 2019 itu digelar di Balai Desa setempat pada Rabu (17/01). Sebagai landasan perencanaan, Pemdes Trojalu mengacu pada APBDes TA 2018 yang mencapai Rp1,3 miliar.

“Sebagai acuan adalah APBDes 2018 agar kita bisa menghitung dan merencanakan program pembangunan tahun depan yang kemungkinan besar anggrannya tak jauh berubah,” ujar Rujito, Kades Trojalu di hadapan peserta musyawarah.

Dalam kegiatan yang sejatinya sebagai wadah aspirasi seluruh elemen desa itu tentu saja dihadiri oleh lembaga desa yang ada. Selain pihak Pemdes, BPD, LPMD, Tomas/Toda, PKK, Wali Amanah, Para pegiat Paud/TK, RT/RW juga Forkopimka.

“Yang kita inginkan adalah keterbukaan. Jadi semua harus tahu dan faham tentang pengelolaan APBDes dan menyampaikan usulannya demi pembangunan desa sesuai plot anggaran yang ada,” lanjutnya.

Rujito menyatakan, bahwa pihaknya telah menuntaskan program pembangunan baik fisik maupun non fisik di tahun 2017 sesuai perencanaan sebelumnya. Kini, pihaknya fokus untuk kegiatan 2018 sekaligus mengakomodir 82 usulan TA 2019 yang kini ditampung.

“Semua usulan program APBDes 2019 kita tampung karena itu merupakan aspirasi masyarakat. Dari ke 82 usulan itu nanti tentu saja akan dievaluasi guna menentukan target skala prioritas menyesuaikan anggaran yang diperoleh,” terang Rujito.

Lebih jauh, Rujito berharap masyarakat pro aktif dan turut serta ikut mengawasi pengelolaan anggaran agar berlangsung transparan dan akuntabel. Maka itu, pihaknya akan selalu memplubikasikan informasi penggunaan anggaran baik melalui baliho maupun media pemberitaan.

“Sangat penting untuk diketahui masyarakat terkait anggaran juga Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) lembaga yang ada di desa agar tidak ada kesalahfahaman dan kecurigaan sehingga bisa kondusif dan fokus membangun desa sesuai aturan,” pungkas Rujito.

Faisol Ahmadi, selaku Kabid Pembangunan dan Kerjasama Desa Pemkab Bojonegoro, dalam paparannya menyatakan pembangunan perekonomian adalah hal yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Sejalan itu, ia menghimbau Pemdes Trojalu segera membangun gedung Bumdes untuk menghidupkan roda ekonomi desa.

“Perlu diketahui, pembangunan ekonomi melalui Bumdes itu lebih penting dibanding pembangunan lainnya.Jadi gedung Bumdes harus menjadi prioritas, tentu saja tanpa mengesampingkan pembangunan jalan, drainase, pendidikan dan kantor balai desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Baureno AKP Mardjono mengingatkan warga agar jangan mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu sehingga menimbulkan kegaduhan dan mengganggu ketertiban. Ia juga mengingatkan, 2018 ini adalah tahun politik, pihak Pemdes harus netral tidak boleh ikut kampanye apalagi menjadi timses. (Saiq/Red/TJ-Adv)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim