Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Marak Penjual Bakso Daging Sapi, Rasa Ayam

Marak Penjual Bakso Daging Sapi, Rasa Ayam

TerasJatim.com, Tuban – Makanan bakso, masih menjadi primadona di berbagai tempat, seperti halnya di wilayah Kabupaten Tuban Jatim.

Tak jarang rombong dan lapak penjual bakso di sejumlah tempat di sepanjang kawasan pantai Tuban, masih menjadi primadona dan jujugan para pengunjung untuk mampir sekedar menikmati kenyalnya pentol bakso.

Namun sejumlah penikmat bakso merasa kecewa. Pasalnya bakso yang seharusnya menggunakan daging sapi dan bercita rasa daging sapi itu, kini banyak yang berubah menjadi rasa daging ayam.

Hal itu dirasakan Purwanto, pria 38 tahun, warga salah satu kecamatan di Tuban yang ditemui TerasJatim.com, di kawasan pantai Tuban, Senin (19/10) sore.

Ia mengatakan, bakso adalah makanan favoritnya. Namun kini ia mengaku kesulitan untuk menyantap jajanan bakso sapi kesukaannya tersebut. Pasalnya kini banyak pedagang bakso yang menjual bakso dengan daging ayam.

“Sebenarnya pembeli tidak keberatan jika harus membayar lebih mahal, asalkan penjual itu jujur, bakso sapi atau bakso ayam. Jika seperti ini yang saya rasakan, ya kecewa saya,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan, jika yang dijual adalah bakso daging ayam, seharusnya ditulis bakso ayam dan bukan bakso sapi.

“Tidak apa-apa kalau harga yang berbeda dengan bakso dari ayam. Mungkin bahannya lebih mahal. Agar pembeli bisa memilih makan bakso sapi yang lebih mahal atau bakso ayam,” imbuhnya.

Menurutnya, praktek pedagang bakso seperti ini banyak terjadi di tempat lain, dan bukan hanya di Tuban saja. “Bakso sapi rasa ayam juga marak di tempat lain. Lidah itu tidak bisa dibohongi. Saya juga pernah menemukan hal semacam ini di tempat lain,” ucapnya.

Sementara itu, HS (40), salah satu pedagang bakso yang mangkal di kawasan pantai Tuban mengatakan, dirinya mengaku tidak pernah membuat bakso yang berbahan dasar daging selain sapi, semisal bakso lele atau bakso ayam. “Belum pernah bikin bakso lain mas. Dan ini saya buat sendiri baksonya,” terang HS.

Informasi yang dihimpun TerasJatim.com, praktek bakso sapi rasa ayam tersebut dipicu mahalnya harga daging sapi di pasaran. Sebab, 85% bahan baku bakso adalah daging sapi.

Mahalnya daging sapi jelas membuat biaya produksi bakso menjadi mahal. Namun, banyak pedagang yang enggan menaikkan harga bakso karena beresiko menurunkan daya beli masyarakat.

Karena itu, para pedagang melakukan berbagai cara untuk mengefisienkan biaya produksi bakso. Dengan begitu, harga bakso tak perlu naik terlalu tinggi.

Cara yang paling umum dilakukan oleh para pedagang bakso adalah dengan mencampur daging sapi dengan daging ayam. (Adi/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim