Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Lestarikan Warisan Budaya, Ribuan Keris dari Berbagai Daerah Dipamerkan di Blitar

Lestarikan Warisan Budaya, Ribuan Keris dari Berbagai Daerah Dipamerkan di Blitar

TerasJatim.com, Blitar – Sekitar 2000 keris dari berbagai daerah di Indonesia, dipajang dalam pameran Tosan Aji di halaman parkir Makam Bung Karno Kota Blitar Jawa Timur, Minggu (14/05) siang.

Pameran yang bertajuk “Kebangkitan Keris Bumi Bung Karno untuk Pemersatu Nusantara” itu, diharapkan dapat mengembalikan semangat persatuan dan  kebersamaan, khususnya bagi komunitas penggemar keris se Indonesia. Apalagi keris merupakan warisan leluhur yang sudah diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia.

“Harapan saya, semoga dengan pameran keris yang menjadi pusaka Nusantara ini dapat menjadikan pemersatu bangsa Indonesia. Saya berharap bangsa Indonesia tidak dipecah belah oleh perbedaan, namun disatukan oleh perbedaan dan kebudayaan, salah satunya keris ini,” ujar Walikota Blitar, Moch Samanhudi Anwar, Minggu (14/05).

Sementara Sekretaris Jendral Senopati Nusantara, Nurjiyanto mengatakan, tujuan dari pameran keris ini untuk melestarikan warisan budaya leluhur.

Ada 75 kolektor dari penjuru Indonesia yang datang untuk memamerkan keris koleksinya. Seperti dari Jawa, Bali, Bima, Lombok dan Kalimantan yang datang  pada gelaran ini.

“Keris dan benda pusaka yang dipamerkan ini dari Kerajaan Majapahit, Singosari, Mataram, Blambangan dan bahkan dari Kerajaan Lombok.” papar Nurjiyanto.

Dari informasi beberapa kolektor yang hadir, dalam dunia perkerisan tidak dikenal istilah jual beli. Mereka beranggapan, jika ada orang yang ingin memiliki keris koleksinya, maka orang tersebut hanya memberi mahar kepemilikan.

“Keris itu seperti lukisan atau karya seni lainnya. Tidak ada standar baku nilai nominal, namun lebih pada menyukai. Jadi untuk nilai mahar beragam, mulai ratusan ribu sampai ratusan juta  rupiah,” jelas salah satu peserta pameran dari Kota Malang yang mengaku bernama Aldo. (Aji/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim