Kunjungan ke Probolinggo, Malam Ini Presiden Jokowi Tiba di Juanda

Kunjungan ke Probolinggo, Malam Ini Presiden Jokowi Tiba di Juanda

TerasJatim.com, Probolinggo – Presiden Jokowi dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Probolinggo, Kamis (02/11) pagi. Rencananya, Presiden akan menyerahkan hutan rakyat dengan sistem pinjam pakai di Desa Brani Wetan Kecamatan Maron.

“Betul, InsyaAllah, bapak Presiden jadi berkunjung ke sini, yaitu ke Desa Brani Wetan, pada Kamis besok. Agendanya program perhutanan sosial,” ujar Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari, seperti dilansir Kumparan, Rabu (01/11).

Tantri mengatakan, persiapan untuk menyambut kunjungan Presiden sudah dilakukan sejak Juli lalu. Saat itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, menyempatkan diri untuk meninjau langsung ke lokasi.

“Hutan rakyat adalah sistem pinjam pakai hutan pada rakyat, per orang 2 hektar. Untuk total luasnya, masih akan terus bertambah,” imbuhnya.

Berdasarkan data, untuk KPH Probolinggo, luas lahan hutan yang dikelola petani, tercatat seluas 1.275 hektare dengan cakupan 3 blok, dengan total 689 petani.

Masing-masing yakni blok Lumbang (694,4 hektare dengan 379 petani); blok Gading 1 (83,9 hektare dengan 45 petani); dan blok Gading 2 (496,8 hektare dengan 265 petani).

Dalam kunjungan ini, Presiden Jokowi akan memberikan sertifikat hak guna pakai kepada warga. Sertifikat ini berlaku selama 35 tahun dan bisa diperpanjang, namun lahan itu tidak boleh dijual atau digadaikan.

Program Perhutanan Sosial tersebut merupakan bentuk reformasi agraria yang direalisasikan oleh pemerintah kepada warga petani yang tidak memiliki lahan.

Sebelumnya, wilayah KPH dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan menerapkan sistem bagi hasil dengan Perum Perhutani. Sistem bagi hasil antara petani dengan Perum Perhutani juga dinilai menguntungkan. Jika petani menanami lahannya dengan pohon sengon, maka pembagiannya 70 persen hasil untuk petani dan 30 persen untuk Perhutani.

Sementara, untuk komoditas lainnya seperti jagung, kedelai, tembakau dibagi hasil mencapai 90 persen untuk petani dan 10 persen untuk Perhutani.

Terpisah, pesawat Kepresidenan telah mendarat di Bandara Internasioanl Juanda, Rabu (01/11) malam. Selanjutnya rombongan presiden akan menginap semalam di Surabaya.

Tampak Gubernur Jatim, Soekarwo didampingi Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin menyambut kedatangan prang nomor satu itu di VVIP Room Bandara Internasioanl  Juanda. (Ah/Kta/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim