Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

KPK Bekali Anti Korupsi Kepada Pasangan Calon Kepala Daerah di Jatim

KPK Bekali Anti Korupsi Kepada Pasangan Calon Kepala Daerah di Jatim

TerasJatim.com, Surabaya – Sebanyak 52 pasangan calon Kepala Daerah (Cakada) dari 18 Kabupaten/Kota di Jatim, serta dua pasangan Calon Gubernur – Calon Wakil Gubernur Jatim, mengikuti pembekalan anti korupsi dan deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (12/04).

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, pembekalan aspek antikorupsi ini dilakukan agar tak ada lagi kepala daerah yang terjerat korupsi. Menurutnya, hingga kini tercatat ada sekitar 90 kepala daerah dan lebih dari 122 anggota dewan (DPRD II, DPRD I dan DPRRI) yang dijerat KPK karena terlibat kasus korupsi.

“Terhadap sekitar 53 calon kepala daerah, kami memberikan pembekalan aspek-aspek anti korupsi agar ketika terpilih mereka tak bernasib sama atau tak melakukan hal yang sama dengan sejumlah kepala daerah yang sudah terjerat. Hampir 90 kepala daerah yang kami tangani dan untuk DPRD hampir 122 orang,”ujarnya.

Bahkan dalam pembekalan itu, KPK juga meminta kepada calon kepala daerah tidak melakukan money politic. Karena masyarakat yang diberi uang oleh calon kepala daerah belum tentu memilihnya.

“Kami harap kepala calon kepala daerah¬† jangan mau dibodohi masyarakat, dia belum tentu milih Anda. Sudah cari uang susah, syukur-syukur tidak ditangkap Pak Eko (Ketua KPU Jatim Eko Sasmito) atau KPK,” ujarnya.

Basaria juga mengajak semua penyelenggara pilkada menyadarkan masyarakat agar tidak menerima uang atau hadiah bentuk apapun dari calon kepala daerah maupun partai politik.

“Jangan mau menerima sesuatu dari para calon untuk supaya memilih mereka. Pak ibu jangan lakukan itu, masyarakat tidak milih karena uang,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta kepada Ketua KPU Jatim, agar sekali-kali melakukan penangkapan jika ada pemberian uang kepada masyarakat. “Sekali-kali ditangkap pak Eko, harus dilakukan semua termasuk polisi dan jaksa,” ujarnya.

Sementara, Mendagri Tjahjo Kumolo berpesan kepada seluruh paslon agar nantinya saat terpilih, dapat menjalankan amanah yang diemban sesuai dengan program nawa cita Presiden Jokowi dengan tidak melupakan program prioritas paslon sendiri, sesuai dengan janji kampanyenya. Selain diharapkan kepala daerah yang terpilih menjauhi segala bentuk korupsi sekecil apapun.

Tjahjo juga menegaskan, agar dalam Pilkada di Jatim ini harus berjalan baik, serta tidak adu fitnah, kebencian maupun SARA dan menjauhkan politik uang.

Di tempat yang sama, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim, Akhmad Sukardi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya acara pembekalan bagi para calon kepala daerah di Jatim ini akan mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

“Kami berharap kepada para calon kepala daerah untuk mengikuti acara pembekalan ini hingga selesai. Karena di dalam pembekalan tersebut akan diberikan materi tentang pencegahan korupsi, dan bagaimana mewujudkan good goverment atau pemerintahan yang bersih,” tandasnya.

Selain dihadiri seluruh pasangan calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada Pilkada Serentak nanti, tampak Mendagri Tjahjo Kumolo, Wakapolda Jatim, Ketua KPU Jatim serta KPU 18 Kabupaten/kota di Jatim. (Jnr/Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim