Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kapolda Jatim Beri Penghargaan Kepada Bripka Andreas, Korban Penyerangan di WBL

Kapolda Jatim Beri Penghargaan Kepada Bripka Andreas, Korban Penyerangan di WBL

TerasJatim.com, Surabaya – Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, secara khusus memberikan penghargaan kepada Bripka Andreas DA, anggota Satlantas Polsek Paciran Lamongan, yang menjadi korban aksi penyerangan oleh dua orang pelaku saat melakukan perusakan pos polisi di kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL), beberapa waktu lalu.

Kapolda didampingi Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Toni Harmanto, secara simbolis memberikan penghargaan berupa piagam dan juga talih asih kepada Andreas.

Dalam kesempatan itu, Luki memberikan apresiasi atas upaya Andreas yang tidak hanya melawan pelaku perusakan pos polisi, tetapi juga berhasil mengejar dan menangkap kedua pelaku.

“Saat berdinas mengetahui ada orang tidak dikenal melakukan penyerangan, naluri sebagai anggota, Bripka Andreas melakukan pengejaran dan penangkapan,” terang Luki, Jumat (30/11).

Menurut Luki, Andreas patut mendapatkan penghargaan, lantaran saat melakukan pengejaran dan penangkapan pelaku, anggota lalu lintas Polsek Paciran tersebut dalam keadaan terluka.

“Ini dalam keadaan terluka, ini luar biasa. Walaupun dalam keadaan terluka, masih terus mengejar dan menangkap pelaku,” imbuhnya.

Baca juga: http://www.terasjatim.com/pecatan-polisi-rusak-pos-lantas-di-wbl-paciran/

Sebelumnya, pos polisi di WBL dilempar batu oleh orang tak dikenal, pada Selasa (20/11) dini hari.

Mengetahui hal itu, Bripka Andreas yang saat itu sedang berjaga, lalu mengejar pelaku yang kabur dengan motor menuju arah barat (Tuban).

Saat berada di Pasar Blimbing, pelaku menghadang dengan mengeluarkan katapel dan melontarkan biji kelereng dan mengenai mata kanan Andreas.

Meski dalam kondisi terluka, Andreas tetap memburu dan berhasil menabrakkan motornya ke motor pelaku, hingga kedua pelaku berhasil diringkus.

Saat ini, kedua pelaku yang diduga masuk dalam jaringan kelompok radikal tersebut masih dalam pemeriksaan Tim Densus 88 Anti Teror. (Ah/Kta/Red/TJ)

Baca juga: http://www.terasjatim.com/densus-88-ambilalih-kasus-penyerangan-polisi-di-paciran-lamongan/

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim