Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hujan Tak Menentu, Ratusan Ayam Broiler di Situbondo Terserang Influenza dan Stres

Hujan Tak Menentu, Ratusan Ayam Broiler di Situbondo Terserang Influenza dan Stres

TerasJatim.com, Situbondo – Akibat curah hujan yang tak menentu, ratusan ayam broiler di Kabupaten Situbondo Jatim, diserang influenza dan stres. Akibatnya, para peternak mengaku resah karena terancam rugi besar.

“Tidak sedikit ayam para peternak di Situbondo banyak yang terserang penyakit sehingga ayam bisa-bisa mendadak mati. Kalau sudah demikian kan rugi,” ujar Hartatik, salah satu peternak ayam boiler di Situbondo, Jumat, (24/03).

Hal yang sama dikatakan peternak lainnya, Suryadi. Menurutnya, setiap hujan turun ayam broiler miliknya terserang penyakit, bahkan ada yang langsung mati karena kedinginan.

“Hujan tak tentu pak, ketika hujan turun ayam banyak yang terserang penyakit dan stres. Sudah banyak yang mati. Yang jelas rugi besar,” katanya.

Menurut Suryadi, hampir setiap hujan turun  sedikitnya 5 hingga 10 ekor ayam pedaging yang ia pelihara, mendadak mati. Ia mengaku kondisi seperti ini telah berlangsung selama hampir dua minggu terakhir. Sehingga jika ditotal, ayamnya yang mati mencapai ratusan ekor, dengan kerugian mencapai  jutaan rupiah.

Pantauan TerasJatim.com di lapangan, hujan turun yang tak menentu disertai dengan angin kencang, menyebabkan ayam kedinginan dan bulunya rontok. Kondisi itu diperparah dengan kandang yang lembab, sehingga rawan dihinggapi  penyakit .

“Kerugian yang saya alami jika dihitung-hitung sudah mencapai jutaan rupiah. Apalagi, selama musim hujan ini ayam-ayam ini menghabiskan banyak pakan, untuk menambah energi melawan udara dingin. Segala upaya sudah dilakukan, seperti menyemprot kandang dengan desinfektan,” imbuh Suryadi.

Sementara, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Situbondo, Aries Marhaento mengaku, hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan tentang kejadian tersebut.

Namun ia membenarkan, jika selama musim penghujan biasanya banyak ayam rentan terserang berbagai macam penyakit.

Pihaknya berjanji akan turun ke lapangan untuk memantau dan memberikan solusi antisipatif. Jika ada serangan virus flu burung, jika dibiarkan akan dapat mengancam keselamatan jiwa manusia.

“Selama ini kami belum menerima laporan tentang sejumlah peternak yang mengeluh tentang penyakit yang menyerang ayam. Pastinya kami akan cek lapangan dulu ya,” ujar Aries, Jumat (23/03).

Aries menambahkan, populasi ayam di Kabupaten Situbondo didominasi oleh ayam jenis broiler dan minim populasi ayam kampung. Populasi ayam jenis pedaging yang dipelihara peternak di Situbondo itu mencapai puluhan ribu ekor. (Edo/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim