HMI Banyuwangi Minta Pemuda Peduli Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang

HMI Banyuwangi Minta Pemuda Peduli Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang

TerasJatim.com, Banyuwangi – Di hari Sumpah Pemuda yang ke 88 tahun, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Banyuwangi Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Banyuwangi, Jumat (28/10).

Dalam aksinya, mereka membakar keranda yang bertuliskan empat penyakit pemuda, yakni penyakit pragmatis, hedonis, anarkis dan apatis.

Selain itu mereka juga melakukan aksi tutup mulut, yang melambangkan pemuda Banyuwangi tidak kritis lagi terhadap permasalahan yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Bahkan para pemuda sebagai generasi penerus bangsa justru dinilai diam dan tidak bersikap.

Bondan Madani Koordinator Aksi kepada TerasJatim.com mengatakan, beberapa permasalahan yang terjadi di Banyuwangi salah satunya terjadinya pencemaran lumpur di pantai Pulau Merah yang diakibatkan oleh tambang emas Gunung Tumpang Pitu yang dikelola oleh PT Bumi Suksesindo (BSI).

“Anehnya pemerintah daerah justru diam dan menutup mata dengan kejadian itu,” ujarnya.

Bondan menegaskan, nama Kabupaten Banyuwangi yang terkenal di tingkat nasional dinilai percuma. Sebab menurutnya masih banyak persoalan di daerah yang belum diselesaikan bahkan terkesan dibiarkan.

“Sudah saatnya generasi muda ikut mengawal dan menjadi garda terdepan,” pungkasnya. (Irh/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim