Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hari Ketiga Puasa, Sejumlah Pasangan Terjaring Razia Kos-Kosan di Banyuwangi

Hari Ketiga Puasa, Sejumlah Pasangan Terjaring Razia Kos-Kosan di Banyuwangi

TerasJatim.com, Banyuwangi – Memasuki hari ketiga di bulan ramadan, petugas gabungan dari Polsek Kota bersama Satpol PP dan Koramil Kota Banyuwangi menggelar razia gabungan. Razia kali ini dilakukan dengan menyisir jalan raya serta beberapa rumah kos-kosan di wilayah Jalan Candi Angung Banyuwangi, Jumat (18/05) malam.

Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Ali Masduki mengatakan, razia yang dilakukan ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya aksi kejahatan seperti halnya aksi teror yang terjadi di Surabaya dan sejumlah daerah lain di Tanah Air.

Selain itu juga untuk meminimalisir penyakit masyarakat (pekat) seperti halnya praktek prostitusi kumpul kebo dan lain-lain.

“Razia ini untuk mengantisipasi kerawanan sperti halnya yang terjadi di Surabaya. Selain itu karena ini bulan puasa kita adakan razia di rumah kos-kosan agar tidak ada lagi kumpul kebo, minuman-minuman keras seperti yang tadi. Sehingga saudara kita yang muslim dapat menjalankan puasanya dengan tenang,” ungkapnya.

Ali menambahkan, pihaknya akan terus menggelar razia hingga  menjelang hari raya “Razia tidak hanya  hari ini saja. Ini terus kita lakukan sepanjang bulan puasa sampai menjelang hari raya,” tambahnya.

Sementara, salah satu pemilik kos yang biasa dipanggil dengan sebutan Pak No mengaku, saat  ini banyak penghuni kos yang pulang dikarenakan sedang menjalankan puasa di kampungnya masing-masing.

“Banyak yang kosong karena ditinggal pulang. Mungkin mereka mau menjalankan ibadah puasa bareng keluarganya di kampung,” tuturnya kepada sejumlah awak media.

Dalam razia kali ini petugas tidak menemukan benda terlarang baik sajam maupun narkoba. Petugas hanya mendapati 3 orang yang tengah minum-minuman keras, serta beberapa pasangan pria wanita yang tidak membawa KTP dan diduga berbuat mesum serta pasangan kumpul kebo.

Mereka selanjutnya dibawa petugas untuk didata dan diproses tindak pidana ringan (tipiring). ( NS/Jay/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim