Harga Pupuk Masih Tinggi, Petani di Sumberejo Bojonegoro Bingung

Harga Pupuk Masih Tinggi, Petani di Sumberejo Bojonegoro Bingung

TerasJatim.com, Bojonegoro – Petani di Desa Tulungrejo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, merasa bingung dan berkeluh kesah dengan harga pupuk yang terlalu tinggi di Kelompok Tani (Poktan) desa setempat.

Ia menyebutkan, tiga hari yang lalu membeli pupuk Urea seharga Rp125 ribu, TSP Rp125 ribu, TSP non subsidi seharga Rp140 ribu, ZA Rp85 ribu dan Organik seharga Rp20 ribu.

Jan-jane regane pupuk ki piro yo? Masak urea kok Rp125 ribu,” ujar petani yang enggan disebut namanya, Minggu (12/02).

Menanggapi tingginya harga pupuk itu, pemilik kios pupuk resmi desa setempat H Sutopo menegaskan tidak tahu menahu. Menurutnya, dia hanya menyalurkan pupuk bersubsidi itu langsung kepada Poktan.

“Saya hanya menyalurkan pupuk kepada Poktan Desa Tulungrejo sebanyak tiga kelompok. Soal harga berapapun saya tidak tahu karena itu kesepakatan kelompok dan anggotanya,” jelas Topo yang juga Ketua Poktan di desa tersebut.

Tomo menambahkan, harga pupuk Urea dan Petroganik itu per paket sebesar Rp 120 ribu. Dan saat ini pihak kios belum menjual pupuk.

Senada, Duwantari, Ketua Poktan di Dusun Karung juga menyebutkan kelompok belum menjual pupuk. Hal itu dikarenakan petani belum panen dan tanaman padi pun diserang hama.

“Kalau di sini harga per paket pupuk Urea dan Petroganik seharga Rp 125 ribu. Tapi kami menjual soalnya belum ada petani yang membeli pupuk,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo, Erna, melalui sambungan ponselnya menyatakan akan memberikan teguran dan peringatan jika ada kios dan kelompok tani yang menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Saya sudah menanyakan kepada kelompok tani. Tapi pupuk yang dijual kelompok itu katanya seharga Rp 125 per paket Urea dan Petroganik,” tegasnya. (Saiq/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim