Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Harga Ikan Laut dan Udang di Pasaran Situbondo Naik 10 Persen

Harga Ikan Laut dan Udang di Pasaran Situbondo Naik 10 Persen

TerasJatim.com, Situbondo – Memasuki puasa hari ke 17, harga ikan maupun udang di pasaran mengalami kenaikan hingga  10 persen. Meski begitu, secara umum pasokan ikan lokal diklaim cukup aman.

Pantauan TerasJatim.com di lapangan, di Pasar Kunyuk Mangaran Situbondo, harga ikan tongkol yang semula Rp20 ribu naik menjadi Rp25 hingga 27 ribu. Kecuali  ikan teridari harga  Rp40 ribu  turun menjadi Rp35 Ribu, Sementara harga udanng meroket dari sebelum puasa Rp40 ribu kini menjadi Rp60 ribu.

“Sebagian jenis ikan laut, udang pada naik 10 persen pak. Mulai dari tongkol, putihan, dan udang dan ikan lainnya. Kecuali ikan teri yang harganya malah turun,” ujar Tiara, seorang penyuplai ikan ke pasaran, Sabtu (02/0).

Tak beda dikatakan oleh Salma, seorang pedagang ikan di Pasar Kunyuk. Menurutnya tangkapan ikan tidak begitu banyak, hal itulah yang menjadi salah satu faktor terjadinya lonjakan harga. Selain pengaruh kebutuhan bulan Ramadhan dan jelang lebaran biasanya para nelayan jarang melaut.

Sementara H. Anshori, pria yang juga suplier ikan asal Dusun Kalbut Desa Semiring ini memperkirakan hingga menjelang lebaran yang tinggal 13 hari lagi, pasokan ikan dinilai cukup aman .

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya pasokan ikan menjelang lebaran memang agak menurun, khususnya untuk ikan laut. Ini disebabkan banyak nelayan tidak melaut,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Anshori, keadaan tersebut sudah diantisipasi oleh para supplier dan ritel modern dengan cara melakukan stok ikan seminggu sampai sebulan sebelum lebaran.

Menurutnya, menurunnya pasokan ikan laut akan diantisipasi dengan pasokan dari ikan hasil budidaya. “Dalam kondisi normal, perkiraan kebutuhan ikan per hari sebesar kurang  26 ribu ton. Selama puasa, kebutuhan ikan diperkirakan meningkat menjadi 30 ton ton per hari atau naik sekitar 15-20 persen,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kebutuhan ikan selama bulan puasa biasanya mulai terjadi setelah 1 minggu memasuki Ramadhan hingga menjelang lebaran, dan seminggu setelah lebaran.

 

Sementara Kepala Dinas Perikanan Situbpndo H Eko Wahyudi mengatakan, untuk wilayah Kabupaten Situbondo, dalam kondisi normal perkiraan kebutuhan ikan perhari mencapai ribuan ton. Selama puasa, peningkatan relatif besar karena banyak warga perantauan yang pulang dari tempat mereka  bekerja .

“Selama puasa hingga sepekan usai lebaran, diperkirakan kebutuhan ikan di Situbondo bisa mencapai ribuan ton,” jelasnya.

Sementara kebutuhan udang, lanjut Eko, selama puasa sampai dengan lebaran dengan skala besar, diperkirakan mencapai sekitar 25- 40 ton perharinya.

“Hal itu membuat harga sebagian besar ikan di tingkat produsen sedikit mengalami kenaikan,” tandas Eko. (Edo/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim