Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Gelar UNBK Listrik Mati, SMK Nglegok Blitar Terpaksa Sewa Genset

Gelar UNBK Listrik Mati, SMK Nglegok Blitar Terpaksa Sewa Genset

TerasJatim.com, Blitar – Hujan deras disertai angin puting beliung di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, Jatim, pada Sabtu (31/03) lalu, mengakibatkan 8 tiang listrik roboh, dan beberapa bangunan rumah ambruk.

Hal ini berdampak labgsung pada jaringan listrik di wilayah Kecamatan Nglegok yang belum menyala hingga hari ini, Senin (02/04).

Padahal, hari ini mulai digelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK. Sehingga padamnya aliran listrik ini, menjadi kendala bagi SMKN Nglegok yang tengah melaksanakan ujian nasional.

Untuk itu, agar para siswa dapat melaksanakan ujian nasional ini terpaksa pihak sekolah harus menyewa genset.

Kepala Sekolah SMKN Nglegok, Heru Mursanyoto mengungkapkan, pihaknya sejak Minggu (01/04) kema‎rin, sudah mencoba menyalakan komputer dengan menggunakan genset. Setelah seharian mencoba genset, pihaknya lantas mengambil keputusan menggunakan genset sebagai sumber aliran listrik untuk pelaksanaan UN.

“Karena belum ada informasi kapan listrik akan menyala, kami memilih alternatif untuk mengantisipasinya dengan memakai genset,” kata Heru, Senin (02/04).

Tak hanya listrik, untuk pelaksanaan UN ini, pihak sekolah juga terkendala layanan jaringan internet yang juga putus. Pihaknya meminta pada penyedia layanan internet untuk menarikkan jaringan dan menambah bandwidth internet agar dapat digunakan untuk mengunduh soal UN. Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah juga menyediakan modem internet.

Di SMKN Nglegok ada 575 siswa yang mengikuti UNBK. Mereka terbagi menjadi tiga shif yakni, shiff pertama mulai pukul ‎07.30-09.30 WIB, shiff kedua mulai pukul 10.30-12.30 WIB, dan shiff ketiga mulai pukul ‎14.00-16.00 WIB.

Heru berharap, jaringan listrik di Kecamatan Nglegok segera normal kembali. Sebab UNBK dilaksankan selama empat hari, dan ada empat mata pelajaran yakni, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Kejuruan.

Untuk diketahui, pada Sabtu (31/03) lalu di wilayah Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, diterjang puting beliung yang merusakan puluhan rumah warga. Tak hanya Kecamatan Nglegok, puting beliung juga menghantam Kecamatan Garum. Akibat bencana ini tercatat 63 rumah rusak di wilayah dua kecamatan ini. (Mfh/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim