Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Fenomena Mabuk Air Pembalut, BNN Surabaya Tingkatkan Pengawasan

Fenomena Mabuk Air Pembalut, BNN Surabaya Tingkatkan Pengawasan

TerasJatim.com, Surabaya – Maraknya fenomena sekelompok remaja di Semarang, Jateng yang meminum air rebusan dari pembalut dengan maksud untuk sensasi mabuk, direspon cepat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya.

Kepala BNN Kota Surabaya, AKBP Suparti mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait fenomena mabuk rebusan air pembalut wanita di wilayahnya.

Selain itu ia berharap tidak ada laporan terkait kasus tersebut di Surabaya terlebih Jatim.

Meski demikian pihaknya tetap mengimbau orang tua untuk lebih protektif terhadap anak-anaknya. Terlebih dalam hal pengawasan pergaulan dari si anak.

“Belum ada laporan mengenai fenomena tersebut. Tapi para orangtua juga harus tetap mengawasi pergaulan dari anak-anak. Agar mereka terhindar dari pengaruh peredaran gelap narkoba dan fenomena ini,” jelas perwira Polwan dengan dua melati ini, Selasa (13/11).

Menurutnya, fenomena tersebut bisa dikatakan tidak lazim. Meskipun sampai saat ini belum ada indikasi kandungan zat narkotika dalam fenomena itu. Pihaknya tetap menyarankan para orangtua dan semua pihak menyikapi fenomena ini lebih kepada kehati-hatian. Peranan orangtua dan semua pihak, dalam hal ini penjual (pembalut, red) sangatlah penting untuk menghindarkan generasi muda di Surabaya terlibat hal serupa.

“Bagi penjual, lebih berhati-hati dalam menjual pembalut wanita. Jika pembelinya dari kaum adam, penjual bisa menanyakan barang tersebut untuk siapa. Intinya penjual juga harus bijak dalam menjual barang tersebut, dan lebih kepada mencegah terjadinya fenomena seperti itu,” imbaunya.

Ia yakin generasi muda di Surabaya tidak ada yang terpengaruh fenomena mabuk pembalut. Selain peran orangtua, peran lingkungan sekolah dibutuhkan juga dalam pembentukan kepribadian murid-murid maupun pelajar. Peran lingkungan sekolah merupakan benteng kedua setelah peran orangtua bagi anak.

“Peran lingkungan sekolah bagi murid-murid sangat penting juga untuk menghindarkan anak-anak dari fenomena seperti ini. Saya yakin generasi muda di Surabaya tidak seperti itu. Intinya tetap waspada terhadap hal-hal yang berkaitan dengan peredaran gelap narkoba,” pungkasnya. (Jnr/Kta/Red/TJ)

Baca juga: http://www.terasjatim.com/ini-bahayanya-mabuk-dengan-minum-air-rebusan-pembalut/

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim