Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dua Bocah asal Purwosari Bojonegoro Ditemukan Tewas di Sungai Jambe

Dua Bocah asal Purwosari Bojonegoro Ditemukan Tewas di Sungai Jambe

TerasJatim.com, Bojonegoro -Dua bocah asal Bojonegoro Jatim, ditemukan sudah tak bernyawa akibat tenggelam di Sungai Jambe, yang terletak di Dusun Sukorejo Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (27/01).

Dua bocah naas tersebut masing-masing, Aan Pratama (6), warga Desa Donan Kecamatan Purwosari dan Safira Ramadhani (5) warga Dusun Sukorejo Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari Bojonegoro.

Kapolsek Purwosari, AKP Susilo TP menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Sujak (38), orang tua korban Aan Pratama, peristiwa tersebut bermula saat ia berangkat ke sawah bersama kedua korban. Namun saat sampai di sawah, tanpa sepengetahuan Sujak, kedua bocah tersebut pulang tanpa pamit.

“Selang beberapa saat, kedua korban pulang dan tidak pamit kepada saksi (Sujak). Sementara saksi masih bekerja di sawah,” terangnya.

Selanjutnya, sekira pukul 09.00 WIB, Sujak pulang ke rumah dan bertanya kepada Rukmini, terkait keberadaan kedua bocah tersebut. Namun yang mengagetkan, Rukmini mengatakan jika kedua korban masih belum pulang.

“Setelah dilakukan pencarian di sekitar rumah, kedua korban masih juga belum diketemukan,” lanjut Susilo.

Beberapa saat kemudian Sujak mendengar kabar jika kedua korban ditemukan tenggelam di sungai. “‎Mendengar kabar tersebut, mereka langsung menuju lokasi kejadian dan mendapati kedua korban sudah tidak bernyawa akibat tenggelam di sungai,” jelasnya.

Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Purwosari. “Saat petugas datang, jenazah kedua korban sudah dievakuasi ke rumah duka,” imbuh Susilo.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis dari puskesmas setempat, pada jasad kedua korban tidak ditemukan adanya bekas tanda kekerasan atau penganiayaan. “Penyebab kematian korban dinyatakan murni karena tenggelam,” ungkap Susilo.

Atas peristiwa tersebut, kedua orang tua korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Selanjutnya oleh petugas kepolisian, jasad kedua korban diserahkan ke masing-masing pihak keluarga untuk proses pemakaman.(Ev/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim