Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dikenal Pendiam, Pria ini Ditemukan Tewas Tergantung

Dikenal Pendiam, Pria ini Ditemukan Tewas Tergantung

TerasJatim.com, Kediri – Warga Desa Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Jatim, dihebohkan oleh Sigit (34), warga desa setempat yang ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan kondisi leher terikat tali.

Korban ditemukan tergantung pada sebuah kayu usuk atap rumahnya di RT01 RW09 Dusun Gapuk Desa Bulu Kecamatan Semen, Kamis (12/04).

Menurut Babinsa Desa Bulu, Serda Sukaryadi, dari keterangan sejumlah saksi mata, korban diketemukan pertama kali oleh Supini (58), ibu korban, saat membuka pintu rumah.

“Ketika melihat di dalam rumah atau tepatnya di dapur, anak lelakinya sudah pada posisi menggelantung dengan tali yang terikat di lehernya. Sontak, ibu korban berteriak memanggil M.Jaini (62), tetangganya, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian,” jelas Serda Sukaryadi.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Ketua RT setempat yang dilanjutkan dengan melapor ke Mapolsek Semen.

Menurut Supini, ibu korban, dirinya merasa anaknya tidak pernah menghadapi permasalahan, baik hutang piutang atau perselisihan dengan tetangga.

“Semua baik-baik saja. Sebelum kejadian semua tampak normal ,tidak ada satupun firasat atau kelakuan yang aneh-aneh,” katanya sambil terisak.

Sementara, M.Jaini, tetangga korban menuturkan, selama ini korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan tidak pernah neko-neko, apalagi menggangu orang lain.

“Sepengetahuan saya, korban orangnya sopan dan ramah kepada orang lain, serta tidak pernah menyentuh minum-minuman keras. Saya kaget atas kejadian yang di luar dugaan ini, karena sehari-hari saya tahu, keseharian korban,” tandasnya.

Petugas kepolisian bersama tim medis puskesmas setempat, telah melakukan olah TKP dan menurunkan korban dari tempatnya tergantung.

Dari hasil koordinasi, keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak mayat korban untuk divisum. Selanjutnya jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk segera dikebumikan. (Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim