Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dihantam KA di Perlintasan Ketawang Bojonegoro, Sebuah MPU Terseret 200 Meter

Dihantam KA di Perlintasan Ketawang Bojonegoro, Sebuah MPU Terseret 200 Meter

TerasJatim.com, Bojonegoro – Sebuah mobil penumpang jurusan Bojonegoro-Babat dengan Nopol S 1037 UJ dihantam KA Maharani hingga terpental 200 meter, pada Kamis (01/11) sekira pukul 07.15 WIB.

Dalam insiden mengerikan yang terjadi di perlintasan tak berpalang di area Ketawang Desa Baureno Bojonegoro itu, sang sopir Agus Sukariadi (60), asal Desa Prayungan Sunberejo Bojonegoro, lolos dari maut karena melompat sesaat sebelum benturan hebat terjadi.

“Alhamdulillah saya masih diberi keselamatan oleh Allah karena bisa melompat keluar mobil sebelum benturan terjadi,” ujarnya kepada TerasJatim.com terbata-bata akibat masih shock.

Lebih lanjut, pria paruh baya itu menceritakan bagaimana ihwal peristiwa nahas itu terjadi. Menurutnya, hari ini sengaja ia akan membawa mobilnya ke bengkel di Dusun Karangturi Desa Trojalu untuk chek kondisi mesin.

Blahi slamet, sebab saya memang tidak membawa satupun penumpang karena niat ke servis. Tetapi sesampai di atas rel perlintasan itu mobil tidak bisa bergerak karena roda hanya berputar di tempat,” ungkapnya.

Ia mengaku lmayan lama terjebak di rel, sekitar 10 hingga 15 menit. Jadi mobilnya tidak mogok karena mesin mati tetapi lantaran rodanya hanya berputar di tempat.

“Mesin mobil hidup, tetapi ban hanya ‘muser’ di tempat. Lalu saya mendengar teriakan warga kalau ada kereta dari arah timur (Babat, Red.). Akhirnya saya melompat dan berhasil selamat, alhamdulillah,” inbuhnya tak henti bersyukur.

Menanggapi hal itu, Arif Widodo, Kepala Resort Jalan dan Jembatan (JJ) 8.4 BWO (Stasiun Bowerno) sebagai pihak yang berwenang urusan perlintasan akan menutup total jalur tanpa palang pintu di km 152+7 Ketawang tersebut.

“Jalur perlintasan itu akan kita tutup total untuk roda empat, tapi sementara khusus roda dua masih boleh melintas sambil menunggu keputusan dari PT KAI Pusat,” paparnya. (Saiq/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim