Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Daging Ayam Diduga Berformalin Ditemukan di Pasar Kesamben Blitar

Daging Ayam Diduga Berformalin Ditemukan di Pasar Kesamben Blitar

TerasJatim.com, Blitar – Pasar Kesamben Kabupaten Blitar menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar bersama petugas Satreskrim Polres Blitar, Selasa (22/05).

Dari sidak tersebut, petugas menemukan adanya penjual yang menjajakan daging ayam yang dicurigai mengandung zat berbahaya berupa formalin.

“Sidak ini kami lakukan untuk memastikan produk hewan yang dikonsumsi warga Kabupaten Blitar memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal),” kata drh M Imaduddin, Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Blitar.

Menurutnya, meski dicurigai mengandung formalin, namun pihaknya masih akan melakukan uji laboratorium untuk memastikannya. Petugas mengambil sampel daging ayam dan akan dikirimkan ke Balai Besar Veteriner Yogyakarta untuk diuji laboratorium.

“Untuk memastikannya, kami ambil sampel dan akan kami uji laboratorium,” jelas Imaduddin.

 

Sementara itu, Kanit Pidsus Satreskrim Polres Blitar, Iptu Heri Purnomo mengatakan, selain mengecek kelaikan daging ayam dan daging sapi, sidak kali ini juga untuk mengecek harga. Agar tidak ada oknum nakal yang menjadikan momen bulan Ramadan untuk mengeruk keuntungan yang tidak sesuai dengan harga pasar.

“Mengingat memasuki bulan Ramadan, ltingkat konsumsi daging sapi dan ayam biasanya meningkat. Hal ini biasanya juga dimanfaatkan oknum nakal untuk mencampur daging sapi dengan daging hewan lain, seperti daging celeng dan daging hewan yang tak biasa dikonsumsi lainnya,” ujar Heri.

Diketahui, harga daging sapi stabil dikisaran Rp110 ribu, sementara harga daging ayam dikisaran Rp32 ribu hingga Rp33 ribu perkilogram. “Kami tidak akan segan menindak jika ada pedagang nakal terbukti mencampurkan daging hewan lain yang tak biasa dikonsumsi,” tegasnya.

Selain melakukan sidak ke pasar, petugas juga mengecek sejumlah produsen bakso sapi di sekitar Kecamatan Kesamben. Sidak ini bakal dilakukan selama beberapa hari ke depan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Blitar.(Mfh/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim