Curi ATM dan Kuras Uang Teman Sendiri, Pria Asal Panggul Trenggalek Ditangkap Polisi

Curi ATM dan Kuras Uang Teman Sendiri, Pria Asal Panggul Trenggalek Ditangkap Polisi

TerasJatim.com, Trenggalek – Anggota Buser Unit Reskrim Polsek Panggul Polres Trenggalek, berhasil menangkap DS (27), warga Desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, yang nekat melakukan pencurian kartu ATM bank milik temannya sendiri.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat Ambyah, warga Desa Nglebeng Kecamatan Panggul kehilangan kartu ATM Bank Jatim miliknya pada Jumat (02/12) lalu.

Korban kemudian datang ke kantor Bank Jatim Capem Panggul berniat untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun, Ambyah terkejut saat mengetahui saldo rekeningnya itu berkurang tanpa sepengetahuannya.

Oleh petugas Bank, Ambyah disarankan untuk melaporkan hal itu ke Polsek Panggul.

Menerima pengaduan Ambyah, anggota Unit Reskrim Polsek Panggul langsung berkoordinasi dengan pihak bank untuk mengetahui tanggal transaksi maupun alur transfer rekening. Polisi juga melacak kemungkinan pelaku terekam kamera CCTV di ATM.

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengamankan DS.

Saat dibawa ke Polsek Panggul, DS yang merupakan tetangga korban ini mengaku telah mencuri kartu ATM beserta sebuah HP miik korban, pada Sabtu (26/11) malam, sekira pukul 23.00 WIB. Kebetulan pin ATM korban, juga tersimpan di dalam HP tersebut.

“Pin ATM milik korban didapat dari catatan yang ada di dalam handphone korban. Makanya pelaku dengan mudah mengambil isi rekening milik korban,” jelas Kaurbinops Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Bambang Dwi, Senin (19/12).

Dengan kartu ATM curian, DS tercatat beberapa kali melakukan transaksi penarikan tunai dan transfer ke sejumlah rekening miliknya maupun kepada teman dekatnya.

Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, diantaranya beberapa lembar bukti transaksi perbankan, beberapa perhiasan emas, satu unit sepeda motor Honda Beat, satu lembar STNK, satu lembar BPKB, satu buku rekening BRI dan satu unit ATM BRI.

Kini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Trenggalek dan dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3e KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun. (Bud/Red/TJ)

banner 468x60

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim