Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cabuli Gadis 11 Tahun, Pria ini Dibui

Cabuli Gadis 11 Tahun, Pria ini Dibui

TerasJatim.com, Surabaya – Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap Didik Hadiono (36), warga Jalan Dukuh Alas Malang, Kelurahan Bringin Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya, Sabtu (25/03).

Didik dilaporkan telah melakukan tindak asusila dengan mencabuli, sebut saja Bunga, gadis bau kencur yang masih berumur 11 tahun.

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Dja’far mengatakan, peristiwa ini bermula saat AG, yang merupakan orang tua Bunga, bermaksud menitipkan Bunga kepada pelaku untuk ditinggal bekerja.

“Korban kemudian dibawa oleh pelaku ke sebuah tempat di kawasan Margomulyo, dan di dini korban cekoki miras oleh pelaku,” kata Lily.

Keesokan harinya, saat AG akan mengambil anaknya, Didik dan korban tidak berada di tempat. AG pun kemudian melakukan pencarian dan menemukan Bunga sedang sendiri di sebuah taman di Margomulyo.

Merasa curiga, Bunga pun kemudian diinterogasi oleh bapaknya. Kepada AG, Bunga mengaku bahwa dirinya baru siuman dari tidurnya. Bunga menceritakan bahwa payudaranya telah diremas-remas oleh pelaku.

Tak hanya meremas payudara, Didik juga mengusap alat vital korban dan memaksa korban untuk memegang alat kelaminnya. Didik juga menciumi serta melumat mulut dan lidah korban.

“Karena korban merasa risih, maka korban ijin buang air kecil, dan langsung lari ke luar kamar yang kemudian ditemukan di Jalan Margomulyo,” tandas Lily.

Tak terima dengan ulah bejat Didik, AG bersama korban kemudian mendatangi Polrestabes Surabaya untuk melaporkan perbuatan Didik.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan membawa korban untuk dilakukan visum sebagai alat bukti atas perbuatan Didik.

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Didik harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolrestabes surabaya, dan dijerat Pasal 82 UU No. 35/2014 perubahan atas UU No. 23 /2002 tentang Perlindungan Anak. (Ah/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim