Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bus Tabrak L300 di Depan Terminal Ngawi, Seorang Tewas Terjepit Kabin Mobil

Bus Tabrak L300 di Depan Terminal Ngawi, Seorang Tewas Terjepit Kabin Mobil

TerasJatim.com, Ngawi – Kecelakaan maut melibatkan bus dan mobil pick up terjadi persis di depan pintu keluar Terminal Kertonegoro Ngawi, tepatnya KM 03-04 masuk Desa Grudo, Kecamatan Ngawi Kota, Ngawi.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (27/10) subuh, sekitar pukul 04.30 WIB itu menyebabkan salah satu sopir tewas seketika di lokasi kejadian akibat terjepit body mobil.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto menjelaskan, kejadian bermula saat bus antar propinsi PO Komodo nopol DK 7734 AB, baru saja keluar dari pintu Terminal Kertonegoro dari arah selatan ke utara, atau hendak belok ke kiri.

Bus yang dikemudikan Haryanto (53), warga Perumahan Banjar Marga Garuda, Kecamatan Pejarakan, Buleleng, Bali itu, diduga terlalu mengambil haluan ke kanan dan tanpa memperhatikan arus kendaraan lain dari depannya.

Nahas, saat bersamaan, dari arah barat ke timur melaju kendaraan jenis pick up Mitsubishi L 300 nopol AG 8952 VF. Karena jarak terlalu dekat, bus langsung menghantam bagian depan samping kanan pick up Mitsubishi L 300 tersebut hingga ringsek.

Akibatnya, sopir L 300 bernama Hadi Gunawan (25), warga Desa Sono Agung, Kecamatan Prambon, Nganjuk, tewas terjepit kabin mobilnya. Sedangkan penumpang L-300, Atik Wahyudi (28), warga Desa Cengkok, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, mengalami luka-luka.

“Petugas masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi termasuk sopir bus. Untuk korban yang meninggal di evakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi, sedangkan penumpang yang luka langsung dibawa ke RS At Tin,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun, untuk mengevakuasi tubuh korban yang meninggal, dibutuhkan waktu satu jam lebih. Hal ini mengingat posisi tubuh Hadi Gunawan terjepit kabin mobilnya.

Petugas medis bersama petugas kepolisian dibantu warga sekitar, baru bisa mengeluarkan tubuh korban setelah menarik kabin pick up dengan alat manual.

“Tubuh sopir itu tadi terjepit kabin. Setelah kita tarik bareng-bareng kabinnya baru bisa dikeluarkan,”  terang salah satu warga sekitar yang ikut membantu di lokasi kejadian. (Bud/Kta/Red/TJ)

Subscribe

Terimakasih Telah Berlangganan Berita Teras Jatim